Home / Peristiwa

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:29 WIB

Pria 50 Tahun Tenggelam Saat Memancing di Sungai Belayan Ditemukan Meninggal Dunia

Evakuasi korban tenggelam di Sungai Belayan (Istimewa)

Evakuasi korban tenggelam di Sungai Belayan (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Upaya pencarian terhadap seorang pria berinisial A (50) yang dilaporkan tenggelam di perairan Teluk Orgading, Sungai Belayan, Kecamatan Kenohan, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (20/7/2026) pukul 13.45 WITA, sekitar 800 meter dari lokasi awal dilaporkan tenggelam.

Peristiwa tersebut bermula saat korban bersama dua rekannya pergi memancing di Teluk Orgading pada Minggu (19/7/2026) malam. Ketiganya berangkat menggunakan perahu ces dari rumah salah satu kerabat di Desa Tuana Tuha sekitar pukul 22.00 WITA.

Kapolsek Kenohan, AKP Giri Pratiwo, menjelaskan insiden terjadi ketika rombongan hendak kembali ke daratan sekitar pukul 00.00 WITA. Saat melintas di lokasi kejadian, perahu yang mereka tumpangi kehilangan keseimbangan hingga menyebabkan seluruh penumpangnya terjatuh ke sungai.

“Dua orang sempat berusaha berenang ke tepian dan berhasil diselamatkan oleh perahu warga yang melintas. Namun korban sudah tidak terlihat lagi karena kondisi saat itu malam hari dan minim pencahayaan,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Desa Embalut Dapat Bantuan Rehabilitasi Rumah dan Pembangunan Toilet Individual

Keterbatasan jarak pandang membuat proses pencarian tidak dapat dilakukan secara maksimal pada malam kejadian. Pencarian kemudian dilanjutkan keesokan harinya dengan melibatkan warga sekitar yang menyisir aliran Sungai Belayan menggunakan sejumlah perahu.

Selain penyisiran di permukaan sungai, warga juga menggunakan metode tradisional untuk mencari korban di dasar sungai dengan memanfaatkan ranting berduri, rotan, serta mata kail yang dirangkai sebagai alat pengait.

Setelah hampir enam jam pencarian, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung sekitar 800 meter dari titik awal korban diduga tenggelam. Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada aparat kepolisian dan tim yang berada di lokasi.

Petugas Polsek Kenohan bersama pihak terkait kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi sebelum korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga :  Kebakaran di Kantor Diskominfo Kukar, Diduga Sengaja Dibakar

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak mengajukan permohonan autopsi.

“Dari hasil pemeriksaan, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak menuntut dilakukan autopsi terhadap korban,” paparnya.

AKP Giri mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan, khususnya pada malam hari, agar lebih memperhatikan faktor keselamatan, termasuk memastikan kondisi perahu, cuaca, serta ketersediaan perlengkapan keselamatan seperti pelampung.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas di sungai, terutama pada malam hari dengan kondisi pencahayaan terbatas, memiliki risiko yang tinggi. Kewaspadaan dan penggunaan perlengkapan keselamatan diharapkan dapat meminimalkan potensi kecelakaan serupa di kemudian hari. (Ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Tugboat dan Ponton Berisi Tumpukan Batu Bara Tabrak Jembatan Martadipura

Ekonomi

Pohon Hayat Jadi Logo Baru IKN Nusantara, Presiden Jokowi Jelaskan Filosofinya

Pemerintah

Bupati Kukar Targetkan Pembayaran Utang Daerah Sebelum Hari Raya Idul Fitri

Peristiwa

Truk Terguling di Dalam Kapal Saat Sandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan, 4 Orang Terjepit 1 Korban Tewas

Infrastruktur

Jalan Poros Kota Bangun-Kenohan Rusak Parah dan Berlumpur, Sopir dan Perusahaan Bekerjasama Melakukan Penanganan Darurat

Peristiwa

Intensitas Hujan Tinggi Sungai Belayan Meluap, 11 Desa di Kembang Janggut Terendam Banjir

Pemerintah

Puncak Kemarau Agustus, BPBD Kukar Catat 36 Kebakaran hingga 12 Agustus

Peristiwa

Diduga Dipicu Cekcok Rumah Tangga, Pasutri Tercebur ke Sungai Mahakam Berhasil Diselamatkan Warga dan Damkar