Home / Advertorial / Pemerintah

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 11:15 WIB

Program Padat Karya Produktif Usulan Kelurahan Maluhu Akhirnya Terealiasi

Tri Joko Kuncoro - Lurah Maluhu

Tri Joko Kuncoro - Lurah Maluhu

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Program Padat Karya Produktif di Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutai Kartanegara (Kukar) yang diusulkan Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong akhirnya terealisasikan.

Dari program ini, kelurahan Maluhu mendapatkan bantuan pembuatan kandang kambing dan penyaluran bibit kambing. Selain itu, parit yang ada di RT 17 dan 18 di Kelurahan Maluhu juga dilakukan normalisasi lewat program tersebut.

“Kami mendapatkan kegiatan dari Distransnaker terkait Program Padat Karya Produktif, itu juga berdasarkan hasil usulan kami terkait peluang-peluang yang kami ambil di Distransnaker,” kata Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro.

Baca Juga :  KORMI Kukar Gelar Turnament Olahraga Tradisional untuk Kesiapan Atlet di Fornas 2022

Terealisasinnya program ini tentunya akan berdampak positif bagi warga Maluhu, khususnya di RT 17 dan 18. Selain mendapatkan bantuan kambing, mereka juga mendapatkan pekerjaan tambahan dari kegiatan normalisasi yang dilakukan secara swadaya.

Normalisasi parit itu di mulai sejak hari Jumat (27/10/2023) hingga 10 hari ke depan. Warga yang terdaftar dalam kegiatan itu juga akan mendapatkan biaya upah selama kegiatan berlangsung.

“Jadi mereke yang terlibat di dalam Padat Karya juga ada uang hariannya yang standar, tentunya itu menjadi pemasukan buat mereka,” jelasnya.

Baca Juga :  Siapkan Generasi Muda Jadi Abdi Negara, Pemkab Kukar Menggelar Bimbingan dan Pelatihan Hadapi Seleksi

Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi warganya, terutama kepada kelompok ternak yang mendapatkan bantuan pembuatan kandang dan bibit kambing. Bantuan ini menjadi modal bagi kelompok ternak untuk mengembangbiakan hewan tersebut dan berimbas terhadap peningkatan ekenomi.

Sedangkan manfaat dari normalisasi parit, lingkungan di pemukinan setempat menjadi bersih sekaligus sebagai pencegahan banjir.

“Jadi parit tadi yang dirasakan hasilnya bisa memperlancar aliran air,” tutupnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Kemenag Kukar Tentukan Kadar Zakat Fitrah

Advertorial

Sebulan Dibuka Objek Wisata Pulau Kumala Hasilkan Omzet Rp70 Juta

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Ungkapkan Keprihatinannya Terkait Kendala Pelayanan Kesehatan

Advertorial

Anggota DPRD Desak Pemkab Kutim Serius Atasi Permasalahan Lingkungan Akibat Sampah

Advertorial

Tahun ini, Sepanjang 32,55 Kilometer Jalan Pertanian di Kukar Ditingkatkan

Advertorial

DIsdikbud Kukar Apresiasi Festival Nasi Bekepor yang Diselenggarakan Unikarta

Advertorial

Potensi Komoditi Bawang Merah di Desa Mekar Jaya Bisa Dikembangkan dan Menjadi Percontohan

Advertorial

Pjs Bupati Buka Workshop Training Legislatif yang Digelar STIPER Kutim