Home / Uncategorized

Rabu, 6 November 2024 - 17:55 WIB

Ratusan Mahasiswa STAIS KKL di Kaliorang dan Kaubun, Diminta Maksimalkan Program Kerja

Pelepasan Mahasiswa KKL

Pelepasan Mahasiswa KKL

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Sebanyak 157 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS) resmi dilepas untuk melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), Poniso Suryo Renggono mewakili Pjs Bupati Kutim. Pelepasan tersebut dilaksanakan di Masjid STAIS , mengangkat tema “Belajar Dari Desa: Sinergitas Membangun Desa Berkelanjutan.”

Dalam sambutannya, Poniso Suryo Renggono menyampaikan harapan dan motivasi kepada para mahasiswa untuk memaksimalkan kesempatan belajar ini. Ia menekankan pentingnya menjaga optimisme dalam menempuh pendidikan, mengingat akses belajar saat ini sudah jauh lebih mudah dibandingkan masa lalu.

“Belajar sekarang tidak seperti dulu, sekarang akses lebih mudah. Kalian bisa belajar di mana saja melalui media online,” ungkap Poniso.

Lebih jauh, Poniso juga menyampaikan tiga kunci kesuksesan kepada para mahasiswa. Pertama, pentingnya kesungguhan dalam setiap upaya yang dilakukan. Kedua, kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru menjadi faktor penting dalam mencapai keberhasilan, terutama di lingkungan tempat mahasiswa KKL nanti. Dan ketiga, berbakti kepada orang tua, yang menurutnya adalah fondasi utama kesuksesan seseorang.

Baca Juga :  Sejumlah Kegiatan Meriahkan HKN 2024 di Kukar, Kepala Dinas Kesehatan Beri Pesan Bagi Pemuda

Ia juga berpesan agar para mahasiswa selalu menjaga kesehatan selama menjalankan program KKL ini. Menurutnya, kesehatan merupakan anugerah terbesar yang diberikan oleh Allah SWT.

“Semoga apa yang kalian lakukan di lapangan nanti berjalan lancar, dan jangan lupa jaga kesehatan, karena kesehatan adalah nikmat tertinggi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua STAIS Satriah, dalam laporannya menjelaskan bahwa KKL kali ini melibatkan 157 mahasiswa dari lima program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Ekonomi Syariah, dan Ahwal Al-Syakhsiyah. Kegiatan KKL ini akan berlangsung selama 45 hari dan menjadi bagian penting dalam aplikasi ilmu yang telah mereka pelajari di kampus.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kaltim mengajak Kementerian ESDM Turun Bersama Awasi Kegiatan Pasca Tambang

Menurut Satriah, para mahasiswa KKL dibagi menjadi 14 kelompok yang masing-masing terdiri dari gabungan berbagai program studi. Kelompok-kelompok ini akan ditempatkan di dua kecamatan, yakni Kaliorang dan Kaubun.

Dengan pelepasan ini, para mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif selama menjalankan tugasnya di lapangan, sekaligus membawa pulang pengalaman berharga yang akan menjadi bekal mereka dalam meniti karier di masa depan.

“Dalam satu kelompok, ada mahasiswa dari berbagai jurusan. Hal ini dimaksudkan agar mereka dapat saling berbagi peran sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat,” pungkas Satriah. (adv/pemkab/kutim)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pjs Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Menjaga Kondusifitas Daerah

Uncategorized

Dispora Kutim Utamakan Program Cetak Wirausaha Muda

Uncategorized

Setubuhi Pacar Sambil Direkam Setelah Dicekoki Kopi Campur Kecubung

Uncategorized

Persiapan Pengamanan Pilkada Serentak 2024, Pemkab Kukar Menggelar Jambore Satlinmas

Infografis

Nyala Meredup Taman di Tenggarong

Uncategorized

Dorong Pemulihan Ekonomi Pemkab Kukar dan KUPP Kuala Samboja Bangun Sinergisitas

Uncategorized

Tingkatkan Efisiensi dan Keamanan Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemkab Kutim Luncurkan KKPD

Uncategorized

Assisten III Setkab Kukar Sambut Kunker Tim P3DN Paser