Home / Advertorial / Pemerintah

Rabu, 16 November 2022 - 17:53 WIB

Sekda Ingin Angka Penurunan Stunting di Kukar Sesuai Target yang Ditetapkan

Sekda Kukar Sunggono saat memberikan sambutan pada acara Rembuk Stunting

Sekda Kukar Sunggono saat memberikan sambutan pada acara Rembuk Stunting

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com –   Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono selaku Ketua Tim Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting (KP2S) Kukar mengapresiasi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) yang telah menggelar Rembuk Stunting dengan tema “Intensitas Konvergensi Menuju Generasi Emas Kukar Bebas Stunting”, yang digelar di ruang Merak RSUD AM Parikesit, pada Rabu (16/11/2022).

“Saya ucapkan terimakasih kepada teman – teman OPD, khususnya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang telah menginisiasi rembuk stunting yang merupakan rangkaian dari kegiatan aksi konvergensi penanganan masalah stunting,” ucapnya.

Baca Juga :  Progres Pembangunan Pasar Semi Modern di Tenggarong Sudah Mencapai 78 Persen

Sunggono berharap dari rembuk stunting ini sebagai evaluasi capaian pelaksanaan pencegahan selama tiga tahun yang lalu dan hingga target kedepan dapat tergambar dengan jelas.

“Alhamdulillah dengan konvergensi kita sudah tetapkan penanganan stunting untuk tahun 2023, mudah – mudahan capaian target kinerja yang sudah kita tetapkan dengan cara konvergensi di tahun depan lebih turun lagi sesuai target pemerintah 14 persen, di tahun ini kita sudah 15,9 persen,” katanya.

Sunggono juga mengungkapkan penanganan masalah stunting merupakan kegiatan lintas sektoral, dimana sebagai leading sektornya saat ini DPPKB, yang sebelumnya pada dinas Kesehatan, dimana lokus intervensinya di OPD yang telah terpetakan.

Baca Juga :  Bupati Kutim Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Masjid Al Fatihah Sangatta Utara

“Hampir semua OPD terlibat dari Dinas Kesehatan, Dinas Perkim, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana sebagai leading sektornya sehingga terjadi penurunan angka stunting yang signifikan di Kukar,” ungkapnya.

Untuk alokasi anggaran penanganan stunting di Kukar, Sunggono menuturkan pada tahun 2022 ini sekitar 29 milyar lebih.

“Dan itu belum termasuk anggaran yang teralokasi melalui dan pihak ketiga,” pungkasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Perbaikan Akses Penghubung Rapak Lambur-Senoni Jadi Prioritas Pemerintah

Advertorial

Ramaikan Peringatan HUT ke-44 Kelurahan Sarijaya, Sejumlah Lomba Digelar

Advertorial

Pemkab Kukar Prioritaskan Program 1.000 Guru Sarjana, Tahun 2023 Sasar 800 Tenaga Pendidik

Advertorial

Melihat Keindahan Sungai Mahakam dan Wisata Edukasi di Agrowisata Gunung Kelapis Permai

Advertorial

Masyarakat Puas Atas Kinerja Edi-Rendi Pimpin Kukar

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Optimis Dinas PU Kukar Bisa Optimalkan Serapan Anggaran 2023

Ekonomi

Wabup Rendi Solihin Ajak Masyarakat Tiru Desa Muara Siran Dalam Hal Pelestarian Lingkungan

Advertorial

Pansus LKPJ DPRD Kaltim Melakukan Uji Petik di PPU dan Paser