KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Tahapan akhir proses rekrutmen calon Direktur Utama KSDE resmi rampung. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, usai mendampingi Bupati Kukar dalam proses wawancara akhir terhadap para kandidat yang lolos seleksi, pada Jumat (09/01/2026).
Sunggono menjelaskan, sejak awal terdapat tiga calon yang masuk dalam tiga besar dan dinilai memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan akhir seleksi. Namun, tidak seluruhnya dapat mengikuti proses tersebut hingga tuntas.
“Hari ini Alhamdulillah sudah selesai tahap akhir dari proses rekrutmen calon Direktur Utama KSDE dari tiga orang yang kita panggil. Karena memang ada tiga besar yang dianggap memiliki syarat untuk proses akhir ini,” ujarnya.
Dari tiga calon tersebut, dua orang hadir dan mengikuti seluruh rangkaian seleksi akhir. Sementara satu calon lainnya tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan ibadah umroh. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ketidakhadiran tersebut tidak mendapatkan pengecualian.
“Secara otomatis bagi yang tidak hadir, karena memang di tahapan tidak ada yang dikecualikan terhadap ketidakhadirannya, termasuk yang bersangkutan tidak mengikuti proses tes kesehatan, maka yang bersangkutan menyatakan mengundurkan diri atau gugur,” jelasnya.
Dengan demikian, hanya dua calon yang melanjutkan ke tahap seleksi akhir. Keduanya kemudian menjalani wawancara oleh Bupati Kukar selaku pemilik modal, dengan didampingi Tim Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
“Pak Bupati selaku pemilik modal telah melakukan proses interview kepada masing-masing yang bersangkutan, dan kami dari tim UKK mendampingi beliau. Alhamdulillah prosesnya sudah berakhir dengan baik,” tambahnya.
Sunggono mengungkapkan tantangan besar yang akan dihadapi oleh Direktur Utama KSDE terpilih. Menurutnya, kondisi perusahaan saat ini tengah berada dalam situasi yang kurang baik secara finansial.
“Tantangan terbesarnya adalah KSDE sekarang sedang dalam kondisi perusahaan yang tidak baik-baik saja. KSDE belum bisa memberikan dividen karena sedang merugi,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kepemimpinan baru nantinya, KSDE dapat kembali bangkit, keluar dari kondisi merugi, terbebas dari utang, serta mampu memberikan kontribusi berupa dividen bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.
“Mudah-mudahan ke depan KSDE bisa kembali tumbuh, tidak berutang, tidak merugi, dan segera memberikan kontribusi dividen kepada pemerintah daerah,” pungkasnya. (ltf/fdl)










