Home / Olahraga dan Kesehatan / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:47 WIB

Siswa di Kukar Tetap Dapat MBG Selama Ramadan, Distribusi Dilakukan Sesuai Mekanisme Khusus

Dapur SPPG Panjaitan (Istimewa)

Dapur SPPG Panjaitan (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panjaitan akan menyalurkan program MBG ke sejumlah sekolah di wilayahnya selama bulan Ramadan ini. Pendistribusian dilakukan dengan mekanisme khusus agar tetap relevan dengan kebutuhan siswa yang menjalankan ibadah puasa.

Kepala SPPG Panjaitan, Idhamsyah, menyampaikan bahwa penyaluran MBG mulai dilaksanakan Kembali pada tanggal 23Februari 2026. Program ini menyasar enam sekolah yang terdiri dari jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Ia merinci, sekolah yang dilayani meliputi SDN 01, SDN 03, SDN 018, dan SDN 011, serta SMPN 1 dan SMPN 2. Seluruh sekolah tersebut telah terdata sebagai penerima manfaat program MBG dari SPPG Panjaitan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kukar Sementara Berkomitmen Beri Dukungan Beri Kesejahteraan Bagi Petani dan Nelayan

“Untuk pendistribusiannya kita lakukan di tanggal 23, melayani enam sekolah, SDN 01, 03, 018, 011 dan SMP 1 serta SMP 2,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, SPPG Panjaitan menerapkan sistem distribusi setiap dua hari sekali. Skema ini dipilih untuk memastikan efektivitas penyaluran sekaligus menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa.

Penyesuaian juga dilakukan pada jenis makanan yang dibagikan. Selama Ramadan, menu yang disiapkan berupa makanan kering yang memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan menu basah.

Baca Juga :  Pokdarwis Desa Kersik Tawarkan Paket Diving untuk Menikmati Keindahan Alam Bawah Laut

“Terkait mekanismenya, kami distribusi per dua hari dengan menu kering yang tahan lama sehingga bisa dimakan pada saat buka puasa,” jelasnya.

Menurutnya, langkah tersebut diambil agar siswa tetap dapat merasakan manfaat program MBG tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa. Menu kering dinilai lebih praktis dan fleksibel untuk dikonsumsi saat waktu berbuka.

Meski dalam bentuk menu kering, aspek kandungan gizi tetap menjadi perhatian utama. SPPG Panjaitan memastikan bahwa komposisi makanan telah disesuaikan dengan standar kebutuhan nutrisi siswa.

“Untuk gizinya sendiri tentunya sudah dihitung oleh ahli gizi kami,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bantaran Sungai Tenggarong akan Ditanami Pohon yang Dilaksanakan Kelurahan Loa Ipuh dan DLHK Kukar

Advertorial

DPRD Kaltim Menerima Kunjungan dari Pansus DPRD Kutim Tentang Raperda Pengarusutamaan Gender

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Sebut Legislatif Harus Bersinergi Tanpa Melihat Partai

Advertorial

Anggota DPRD Kutim, Faizal Rachman Dukung Pemekaran DOB Sangkulirang

Hukum - Kriminal

Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, Kejari Kukar Paparkan Capaian Kinerja Tahun 2023

Ekonomi

Pendapatan Kukar Naik Jadi Rp7,21 Triliun pada Perubahan KUA-PPAS 2026, Namun Ruang Fiskal Tetap Terbatas

Advertorial

Sukseskan Pilkada Serentak 2024, Pjs Bupati Kutim Pastikan Kelancaran Penyelenggaraan

Advertorial

Sekda Sebut Data Kasus Stunting di Kukar Menurun Dalam Lima Tahun Terakhir