Home / Pemerintah / Politik

Rabu, 1 Maret 2023 - 20:41 WIB

Tenaga Ahli Pimpinan DPRD Kaltim Paparkan Prioritas Pembangunan di Musrembang Kecamatan Sangasanga

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com –  Kecamatan Sangasanga Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024.

Camat Kecamatan Sanga Sanga, M. Dachriansyah menuturkan, dalam momen ini pihaknya bersama dengan masyarakat menginginkan adanya perbaikan infrastruktur di Kecamatan Sangasanga, terutama infrastruktur yang digunakan untuk acara besar seperti, Peringatan Merah Putih 27 Januari.

Ini agar nantinya bisa menjadi momen terbaik bagi sesama dalam penyelenggaraan acara nasional, baik di lingkungan Provinsi Kaltim, Indonesia ataupun Internasional.

Tenaga ahli Pimpinan DPRD Kaltim, Rahmat Dermawan yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, Sangasanga selalu diidentikkan sebagai Kota Juang, selain dari adanya destinasi wisata juang yang saat ini diakui memang perlu perhatian khusus.

Baca Juga :  Ratusan Atlet Kukar Akan Berlaga di POPDA XVII Kaltim, Dispora Beri Dukungan Penuh

Meski begitu, Rahmat menyampaikan, jika sebagai perwakilan pihaknya tentu akan memberikan perhatian khusus untuk pemerintah Kecamatan Sangasanga agar bisa memprogramkan kegiatan tersebut masuk ke dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Musrenbang.

“Supaya kami di DPRD Provinsi Kaltim bisa membantu penganggaran, baik melalui APBD Provinsi Kaltim ataupun Kabupaten Kukar yang dalam hal ini kami minta rekomendasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Kukar,” kata Rahmat.

Selain itu, berkaitan dengan kedatangan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kukar. Sangasanga sebagai daerah mitra tentu harus memberikan kesiapan khusus untuk menyiapkan sumber daya manusianya, supaya bisa bersaing dalam mengisi kekosongan atau tenaga kerja di IKN.

Baca Juga :  Disbun Ungkap Data 338 Perusahaan Memiliki IUP Perkebunan di Kaltim

Selanjutnya, pihaknya juga ingin fokus pada pembangunan non infrastruktur peningkatan ekonomi, seperti UMKM, Unit Usaha Bersama, pertanian dan sebagainya.

“Alhamdulilah sekarang sudah mengawal anggaran untuk bantuan pupuk dan memfasilitasi beberapa UMKM agar dilegalisasi. Supaya pemerintah bisa memberikan support melalui APBD Kukar maupun Kaltim,” kata Rahmat.

Menurut Rahmat, Kaltim juga membutuhkan ekonomi alternatif ke depan karena tidak bisa mengandalkan dari sumber daya alam saja, tetapi ekonomi alternatif yang meliputi destinasi wisata.

“Nah produk wisata seperti UMKM. Ini harus di dorong supaya masyarakat bisa berdaya membangun kemuatan ekonomi sendiri,” pungkasnya. (kkr)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DP3A Kukar Menggelar Rakor Pelaksanaan Pengarustamaan Gender dan PPRG

Advertorial

Dinas PU Kerjakan Pelebaran Jalan Kota di Kukar Senilai Rp62,7 Miliar

Advertorial

Ketua DPRD Kaltim Menghadiri Forum Lintas Perangkat Daerah 2025-2029 dan Renja 2026

Pemerintah

Gelar Patroli Gabungan, Bupati Kukar Pastikan Perayaan Natal dan Tahun Baru Berjalan Lancar

Advertorial

Wabup Rendi Solihin Sampaikan 5 Program untuk Nelayan Masuk Dalam RKPD DKP Tahun 2023

Advertorial

Pemkab Kukar Dorong Investasi SDA yang Dapat Diperbarui, DPMPTSP Upayakan Kemudahan Pelayanan

Advertorial

Pemdes Jantur Kunjungi Kelurahan Maluhu Diskusi Terkait Karang Taruna

Advertorial

Baru Dimekarkan, Gedung Kantor Kecamatan Samboja Barat Segera Dibangun