Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Jumat, 23 Mei 2025 - 09:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Ingatkan Bahwa Geliat Investasi di Kaltim Harus Tetap Memegang Prinsip Berpihak kepada Masyarakat

Ananda Emira Moeis - Wakil Ketua DPRD Kaltim

Ananda Emira Moeis - Wakil Ketua DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, mengingatkan agar geliat investasi yang terus berkembang di Kaltim tidak melupakan prinsip keterbukaan informasi dan keberpihakan kepada rakyat.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi melalui investasi harus tetap selaras dengan perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh dilakukan secara serampangan tanpa pengawasan yang ketat.

“Kita tidak menolak investasi. Tapi jangan sampai rakyat menjadi korban dari proses yang tidak terbuka. Pertumbuhan ekonomi harus diawasi dengan ketat,” tegasnya.

Ia menyoroti posisi strategis Kaltim yang kaya sumber daya alam dan menjadi magnet bagi para investor. Namun, potensi besar tersebut, harus dikelola dengan bijak agar tidak menimbulkan dampak jangka panjang yang merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Peningkatan Infrastruktur Konektivitas Jadi Program Prioritas Kecamatan Muara Wis

“Jangan sampai masyarakat hanya jadi penonton di daerahnya sendiri. Informasi penting seperti AMDAL dan rencana kerja perusahaan harus bisa diakses publik, terutama yang terdampak langsung,” katanya.

Ia menilai, keterbukaan dalam proses perizinan dan pelaksanaan investasi bukan hanya bagian dari kepatuhan terhadap aturan hukum, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab moral pemerintah dalam melindungi hak-hak rakyat.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya proyek-proyek investasi.

Baca Juga :  Perjuangkan Kesejahteraan Tenaga Pendidik, Salehuddin Ungkapkan PPPK Guru akan Mendapat Kenaikan Tunjangan

Menurutnya, hal ini menjadi kunci untuk menghindari konflik sosial dan menjaga agar pembangunan tetap berjalan sesuai prinsip keberlanjutan.

“Setiap investasi harus mengikuti prinsip pembangunan berkelanjutan, tidak hanya ramah lingkungan tapi juga adil secara sosial,” ucapnya.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah daerah agar memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dalam memantau dampak lingkungan dan menindak tegas setiap pelanggaran.

“DPRD berkomitmen mendorong kebijakan yang menjamin hak rakyat dan menjaga kelestarian alam. Investasi boleh tumbuh, tapi jangan sampai mengorbankan masa depan warga Kaltim,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Seluruh Jenjang Pendidikan di Kukar Diharap Terapkan Sekolah Sehat, Disdikbud Gelar Pelatihan

Pemerintah

BKPSDM Kukar Siap Ikuti Wacana ASN Bekerja Dekat Rumah, Penempatan Tetap Sesuaikan Kebutuhan Prioritas Pelayanan

Advertorial

Dispora Kukar Menggelar Jalan Santai dan Senam Jantung Sehat di Kecamatan Tenggarong Seberang

Advertorial

DPRD Kutim Evaluasi Penggunaan Anggaran 2024, Kepala Dinas PU dan Perkim Akan Dipanggil Ulang

Advertorial

Desa Purwajaya Utamakan Peningkatan Infrastruktur Sesuai yang Tercantum Dalam RPJMD

Advertorial

Disdikbud Mengajak untuk Melestarikan Budaya dan Sejarah Lokal

Advertorial

Kepala Desa Loh Sumber Harap Pemkab Kukar Tingkatkan Jalan Penghubung Sejumlah Desa di Loa Kulu

Advertorial

Kutim Jadi Contoh Pengelolaan Zakat Transparan dan Akuntabel, Berkat Regulasi dan Kebijakan