KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – 400 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti Profiling ASN (ProASN) 2026 di Digital University Diskominfo Kukar, Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong, pada Selasa (6/10/2026).
Asisten III Setkab Kukar, Dafip Haryanto, mengatakan kegiatan tersebut penting untuk memetakan potensi dan kompetensi ASN dari berbagai jenjang jabatan. Peserta terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pelaksana hingga pejabat fungsional.
“Kegiatan ini memang sangat penting untuk memetakan potensi, kemudian juga kompetensi dari ASN kita,” katanya.
Menurut Dafip, profiling juga diperlukan bagi pejabat yang baru menduduki jabatan lebih tinggi. Sebab, profil yang dimiliki sebelumnya masih menggambarkan kondisi ketika ASN tersebut berada pada jabatan sebelumnya, sehingga perlu diperbarui sesuai posisi yang saat ini ditempati.
Ia menjelaskan, hasil profiling nantinya dapat menjadi bahan bagi BKPSDM dalam menentukan pengembangan ASN, termasuk pelatihan yang sesuai dengan potensi dan kompetensi masing-masing.
Dengan demikian, kemampuan ASN diharapkan dapat dikembangkan secara maksimal untuk mendukung kinerja Pemkab Kukar.
“Jadi mungkin ada nanti bahan BKPSDM untuk meningkatkan dengan pelatihan apa cocoknya, mungkin teman-teman yang ikut profiling hari ini bisa dikembangkan potensinya lebih maksimal lagi untuk mendukung kinerja-kinerja dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Selain pejabat yang baru menduduki jabatan, profiling juga diikuti ASN yang hasil asesmen sebelumnya telah memasuki masa berlaku tertentu. Pembaruan profil dinilai penting agar data potensi dan kompetensi ASN tetap diperbarui serta dapat digunakan dalam pengembangan karier.
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya ASN BKPSDM Kukar, Mukhdan, mengatakan pelaksanaan ProASN 2026 dilakukan bekerja sama dengan BKN pusat dan BKN Regional VIII Banjarmasin.
Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan dua sesi setiap hari dan masing-masing sesi diikuti sekitar 100 peserta.
“Pada hari ini kami BKPSDM Kabupaten Kutai Kartanegara bekerja sama dengan BKN pusat dan BKN Regional 8 Banjarmasin melaksanakan kegiatan ProASN, yaitu pemetaan kompetensi dan potensi PNS,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut terdapat lima materi yang diujikan, yakni manajerial sosial kultural, literasi digital, emerging skill, tripata karier, dan talent DNA. Peserta mengerjakan seluruh materi melalui komputer dengan sistem computer assisted test.
Peserta ProASN terdiri dari 10 pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik, sekitar 28 pejabat administrator, 102 pejabat pengawas, sekitar 150 pejabat fungsional ahli madya, ahli muda dan ahli pertama, serta 107 pejabat pelaksana.
Mukhdan mengungkapkan, hasil profiling akan digunakan untuk mengetahui kebutuhan pengembangan ASN sekaligus melihat kesesuaian potensi dan kompetensi dengan jabatan yang diduduki.
Hasil tersebut juga menjadi bagian dalam mendukung penerapan manajemen talenta di lingkungan pemerintahan.
“Tujuannya untuk memetakan potensi dan kompetensi ASN sehingga bisa diketahui kebutuhan pengembangannya apa, dia cocok di jabatan apa, jadi nanti akan mendukung manajemen talenta yang diterapkan oleh pemerintah pusat,” pungkasnya. (ltf/fdl/adv)










