Home / Bisnis / Ekonomi / Energi / Finansial

Rabu, 23 April 2025 - 17:00 WIB

Peduli Sosial, PT GBU Berikan Bantuan kepada Korban Banjir di Kubar

Penyerahan bantuan kepada korban banjir di Kutai Barat

Penyerahan bantuan kepada korban banjir di Kutai Barat

KUTAI BARAT, eksposisi.com – PT Gunung Bara Utama (GBU) menunjukkan kepedulian sosialnya dengan merespon cepat musibah banjir yang melanda Kutai Barat, dengan menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak. Bantuan PT GBU diserahkan kepada warga terdampak di Kampung Sempatin, Kecamatan Bongan, pada akhir minggu lalu (20/4/2025).

External Affairs dan Security (EAS) Manager GBU, Panji Setyadi menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk nyata sinergi perusahaan dengan masyarakat dan pemerintah setempat dalam menghadapi situasi bencana.

“Kami percaya bahwa kolaborasi dan kepedulian adalah kunci untuk pulih bersama.

Melalui bantuan yang disalurkan, kami berharap dapat membantu meringankan beban warga serta memperkuat semangat kebersamaan dalam proses pemulihan. Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya sebagai bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga sebagai upaya memperkuat solidaritas di masa sulit,” ujarnya.

Baca Juga :  Entrepreneurs Embrace In-House Fitness

Bantuan yang disalurkan GBU mencakup berbagai kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat dalam kondisi darurat.

Penyaluran dilakukan secara langsung dan terkoordinasi bersama pemerintah kampung guna memastikan bantuan diterima tepat sasaran.

Kampung Sempatn merupakan salah satu kampung binaan GBU di mana wilayah ini menjadi salah satu daerah terdampak akibat luapan Sungai Mahakam dan Sungai Kedang Pahu, menyusul curah hujan yang tinggi sejak pertengahan April 2025. Sedikitnya 44 kampung di tujuh kecamatan terdampak banjir, dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 3 meter di sejumlah titik.

Baca Juga :  Kukar Idaman Terbaik Fokus Bangun Nelayan Tangguh, Bantuan Produksi Hingga Infrastruktur Diperkuat

Kepala BPBD Kutai Barat, Bahtiar, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi dan kiriman air dari hulu menjadi pemicu utama banjir besar kali ini.

“Hujan mengakibatkan air sungai naik, ditambah lagi kiriman dari hulu Sungai Mahakam,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat telah menetapkan status Siaga Darurat untuk mempercepat penanganan dan pemulihan. Sementara itu, BPBD bersama berbagai pihak terus melakukan evakuasi dan pendistribusian bantuan ke wilayah terdampak, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. (adm/fdl)

Share :

Baca Juga

Energi

Warga Tenggelam di Danau Bukit Lontar, PT MHU Tegaskan Bukan Bekas Tambang dan Wilayah Operasional Perusahaan

Bisnis

703 Pedagang Akan Diundi Secara Digital, Disperindag Kukar Terapkan Sistem Zonasi

Bisnis

Upaya Mempertahankan Pers Berkualitas, Tiga Asosiasi Media Siber di Kukar Bekolaborasi Membentuk KODAK

Bisnis

Bupati Kukar Harap Keberadaan DSI Bisa Memperjelas Tata Kelola Sektor Pertambangan

Energi

SilverSneakers Fitness Program Improves Older Adult’s Physical and Mental Health

Advertorial

Berusia 24 Tahun, Kabupaten Kutim Dinilai Anggota DPRD Belum Mandiri Secara Fiskal

Ekonomi

Pemkab Kukar Sudah Menyisihkan Rp260 Miliar untuk Bayar Cicilan Pinjaman Bankaltimtara

Ekonomi

Evaluasi Triwulan, Pemkab Kukar Fokus Belanja Pro Rakyat dan Penguatan Keuangan Daerah