Home / Bisnis / Ekonomi / Pemerintah

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:56 WIB

Disperindag Kukar Siapkan Skema Pengelolaan Industri Rumput Laut Pasca Uji Coba

Sayyid Fathullah Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Sayyid Fathullah Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan masa uji coba operasional industri pengolahan rumput laut akan berakhir pada Desember 2025.

Tahapan selanjutnya akan difokuskan pada proses serah terima aset serta penentuan pihak pengelola yang dinilai paling tepat.

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, mengatakan setelah masa uji coba berakhir, akan dilakukan serah terima mesin dan fasilitas dari pihak pengadaan yang sebelumnya berasal dari pemerintah daerah. Tahapan ini menjadi dasar untuk melangkah ke proses pengelolaan berikutnya.

“Di Desember ini memang akhir masa uji coba. Setelah itu ada proses serah terima dari pihak pengadaan, karena mesin-mesin ini sebelumnya dari pemerintah daerah,” ujar Sayyid.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini membuka sejumlah opsi pengelolaan, mulai dari dikelola langsung oleh daerah, kerja sama dengan pihak ketiga, hingga melibatkan badan usaha swasta. Beberapa pihak bahkan telah menyatakan minat untuk mengelola fasilitas tersebut.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Dukung Program Wi-Fi Gratis untuk Sekolah dan Desa

“Pengelolanya ada beberapa opsi, bisa pusat daerah, pihak ketiga, PKBU, atau swasta. Sudah ada beberapa yang menyatakan minat, dan kita akan cari yang terbaik,” jelasnya.

Menurutnya, Pemkab Kukar saat ini mendorong skema Perjanjian Kerja Sama Badan Usaha (PKBU) sebagai solusi di tengah kondisi fiskal daerah yang belum sepenuhnya stabil.

Kerja sama dengan pihak swasta dinilai menjadi opsi realistis agar operasional industri tetap berjalan.

Ia menjelaskan, skema kerja sama ini diharapkan mampu membuat pembiayaan operasional berjalan mandiri, tanpa terlalu bergantung pada anggaran daerah. Pemerintah daerah akan menyesuaikan langkah awal dengan kemampuan keuangan yang ada.

Baca Juga :  Komisi Informasi Kaltim Melakukan Audience Bersama Pemkab Kukar

“Kita start dulu, menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Harapannya pembiayaan bisa berjalan sendiri,” jelasnya.

Disperindag Kukar juga menargetkan proses penjajakan dan penentuan pengelola dapat dimulai tahun ini. Beberapa pertemuan dengan calon pihak ketiga telah dilakukan untuk melihat komitmen dan kesiapan mereka dalam mengelola industri tersebut.

Ia pun menegaskan bahwa pengembangan industri rumput laut merupakan bagian dari program dedikasi Bupati Kukar, khususnya program ke-5 dari 17 program prioritas daerah yang menekankan pada hilirisasi industri.

“Harapan kita jelas, bagaimana hilirisasi rumput laut ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Sementara Menghadiri Kirab Budaya Karnaval Pembangunan di Samboja

Infrastruktur

Pemkab Kukar Gunakan BTT Rp5 Miliar untuk Membangun Sekolah Terbakar di Loa Janan, Ditarget Rampung Akhir Tahun

Advertorial

Tingkatkan Pelayanan Publik Menjadi Lebih Baik, Pemkab Kukar Menggelar Pekan Inovasi

Advertorial

Disdikbud Kukar Beri Apresiasi kepada Sekolah yang Raih Predikat Adiwiyata

Advertorial

Menjelang Ramadan, Dishub Kukar Bekerjasama dengan Polres Kukar Melakukan Pengamanan Lalu Lintas

Advertorial

Ketua DPRD Kaltim Kritisi Ketimpangan antar Kabupaten/Kota

Advertorial

Sekda Kukar Hadiri FGD yang Membahas Sistem Merit Sebagai Kebijakan dan Manajemen ASN Berdasarkan Kualifikasi

Advertorial

DPMD Kukar Menggelar Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten 2023, Desa Muara Enggelam Meraih Juara