Home / Advertorial / Pemerintah / Peristiwa / Politik

Rabu, 4 Juni 2025 - 09:23 WIB

Komisi III DPRD Kaltim Menggelar RDP Terkait Bencana Longsor di Kabupaten Kukar

RDP yang digelar Komisi III DPRD Kaltim

RDP yang digelar Komisi III DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait bencana longsor di Kilometer 28 Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), yang merusak pemukiman 22 keluarga

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Akhmed Reza Fachlevi, berlangsung pada Senin (2/6/2025). Dalam rapat tersebut sempat terjadi ketegangan akibat perbedaan pandangan antara warga, pemerintah, dan pihak perusahaan tambang.

RDP ini menghadirkan Aliansi Rakyat Batuah Bersatu, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, serta perwakilan dari PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR).

“Kami ingin mengurai persoalan longsor ini secara terang. Komisi III bertugas memfasilitasi semua pihak untuk mencari solusi. Jika ada keterlibatan perusahaan, maka harus ada pertanggungjawaban,” tegas Akhmed Reza Fachlevi.

Namun, pernyataan Dinas ESDM yang menyebut bahwa longsor tersebut merupakan bencana alam menuai penolakan dari perwakilan warga. Mereka menilai, aktivitas pertambangan PT BSSR di sekitar lokasi menjadi faktor utama penyebab bencana.

Sebaliknya, kajian geologi dari Universitas Mulawarman (Unmul) mendukung pernyataan Dinas ESDM.

Baca Juga :  Bupati Ardiansyah Sulaiman Lepas Pawai Kirab Budaya Peringatan HUT ke-24 Kutim

Kajian tersebut menyimpulkan bahwa pergeseran tanah terjadi akibat kondisi geologis dan curah hujan ekstrem yang berlangsung sejak akhir 2024 hingga pertengahan Mei 2025.

Untuk menjembatani polemik ini, Komisi III memutuskan membentuk tim investigasi yang melibatkan unsur masyarakat, Dinas ESDM, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN), dan lembaga terkait lainnya.

“Yang terpenting adalah solusi untuk warga terdampak. Termasuk penyediaan tempat tinggal, fasilitas ibadah, dan hak-hak lainnya,” katanya.

Perwakilan PT BSSR, Dani Romadhoni, menyatakan pihaknya prihatin terhadap musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa area longsor berada jauh dari zona operasional perusahaan dan menyebut hasil kajian internal serta Unmul menunjukkan tidak ada kaitan antara longsor dan aktivitas tambang.

“Curah hujan ekstrem menjadi faktor utama longsor. Meski begitu, kami tetap akan membantu warga melalui program CSR,” ujarnya.

PT BSSR bahkan menyatakan kesediaan menyediakan lahan seluas 0,5 hektare jika pada akhirnya terbukti memiliki tanggung jawab dalam kasus ini.

Sementara itu, Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, mengaku kecewa dengan lambannya respons pemerintah terhadap nasib 22 kepala keluarga yang terdampak.

Baca Juga :  Erau Adat Kutai 2026 Tetap Digelar, Disdikbud Kukar Fokus Libatkan Pelajar Kenalkan Budaya

Ia bahkan menyatakan telah menggunakan dana pribadi sebesar Rp30 juta untuk menyewa tempat tinggal sementara bagi warganya.

“Kalau saya tidak peduli, tak mungkin saya keluar uang pribadi. Tapi justru saya yang dipojokkan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung sebagian warga yang sebelumnya menjual lahannya ke pihak tambang, namun kini menyalahkan aktivitas pertambangan atas kejadian longsor.

Salah satu warga, Mudaini, meminta solusi jangka panjang berupa relokasi ke lahan milik pemerintah. Menurutnya, lebih dari 90 persen lahan di Dusun Tanijaya saat ini sudah dikapling untuk pertambangan.

“Kami tak ingin dipindahkan secara sementara. Kami butuh setengah hektare tanah untuk tempat tinggal tetap. Bukan sekadar dipinjamkan,” tegasnya.

Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, menyatakan bahwa tambang BSSR masih beroperasi dalam jarak aman, yakni lebih dari 500 meter dari titik longsor, sesuai aturan Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2020.

“Formasi tanah di lokasi longsor merupakan formasi Kampung Baru yang memang rawan karena tidak padat. Bila terkena hujan deras, sangat mudah longsor,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar MGMP Tingkatkan Kompetens Guru di Bidang Seni

Advertorial

Menuju Titik Nol IKN, Kirab Pemuda Nusantara Dilepas Bupati Kukar

Advertorial

Gelar RDP, DPRD Kaltim Desak Penegakan Hukum Tambang Ilegal di KHDTK Unmul Segera Dilakukan

Advertorial

DPRD Kutim Tegaskan Pendistribusian Ambulans Mudahkan Masyarakat Mendapat Bantuan Medis

Advertorial

Serap Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kukar Melakukan Kundapil di Kelurahan Loa tebu

Advertorial

DPRD Kaltim Menggelar Rapat Kerja Lintas Sektor Membahas Skema Pelaksanaan Program Pendidikan Gratis

Advertorial

Inovasi Manfaatkan Sampah Jadi Produk Bernilai, Tiga Bank Sampah Telah Terbentuk di Kelurahan Maluhu

Advertorial

Tingkatkan Penyerapan Aspirasi Masyarakat, DPRD Kukar akan Melaksanakan Reses pada November 2024