Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Rabu, 10 September 2025 - 08:35 WIB

Ketua DPRD Kukar Tegaskan APBD Perubahan Harus Mengakomodir Kepentingan Masyarakat

Ahmad Yani - Ketua DPRD Kukar

Ahmad Yani - Ketua DPRD Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 harus benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Menurutnya, APBD Perubahan menjadi instrumen penting untuk memastikan tidak ada lagi utang maupun pembangunan yang mangkrak.

“APBD Perubahan itu mencerminkan hajat hidup orang banyak. Di dalamnya ada pergeseran anggaran yang sebelumnya dilakukan untuk efisiensi, rasionalisasi, hingga penyelesaian beban utang, termasuk PSU Pilkada maupun proyek-proyek yang masih menjadi tanggungan 2024,” jelas Ahmad Yani, pada Selasa (9/9/2025).

Ia menekankan, semua kebutuhan masyarakat harus terakomodasi dalam APBD Perubahan. Mulai dari beasiswa, tunjangan guru dan tenaga medis, hingga gaji P3K yang sempat menjadi persoalan.

Baca Juga :  Dukung Pengembangan Bakat Siswa di Bidang Olahraga, Disdikbud Kukar Menggelar O2SN Tingkat SD/MI

“Tidak boleh ada pemotongan. Semua harus clear, termasuk beasiswa, tunjangan guru, tunjangan dokter, tenaga medis, hingga gaji P3K. Kita ingin pastikan tidak ada lagi keterlambatan ataupun hambatan,” tegasnya.

Selain itu, Ahmad Yani juga menyebutkan bahwa program pembangunan hingga bantuan sosial bagi petani dan nelayan tetap masuk dalam prioritas pembahasan.

“APBD Perubahan harus mencerminkan pemerataan. Akses masyarakat terhadap pembangunan, termasuk sarana air bersih, harus bisa diwujudkan,” ujarnya.

Terkait nilai APBD Perubahan, ia menjelaskan bahwa semula anggaran murni ditetapkan sebesar Rp12 triliun. Namun setelah dilakukan perhitungan ulang, terjadi pengurangan sekitar Rp300–400 miliar.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Hadir di Tabang, Wadah Baru Dorong Pengembangan Wirausaha Lokal

“Diproyeksikan menjadi Rp11,6 triliun. Jadi ada penurunan dari Rp12 triliun yang ditetapkan di APBD Murni. Ini tentu besar, bukan angka kecil. Tapi kondisi ini memang harus menyesuaikan dengan dana transfer dari pusat yang mengalami pemotongan,” jelasnya.

Meski demikian, Ahmad Yani optimistis APBD Perubahan Kukar dapat berjalan baik dan selesai tepat waktu.

“Kita pastikan bulan ini sudah final. DPRD konsisten untuk mengawal agar semua kepentingan masyarakat bisa terpenuhi,” pungkasnya. (adv/dprd/kukar)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Komisi IV DPRD Kukar Menggelar RDP, Membahas Penerimaan PPPK Tenaga Pendidikan dan Kesehatan

Pemerintah

Panen Raya 40 Hektare Padi Sawah di Desa Mulawarman, Perkuat Ketahanan Pangan Kukar

Advertorial

Desa Kedang Ipil Rancang Strategi Pengembangan Potensi Pemanfaatan Hutan Adat dan Wisata Air Terjun

Advertorial

Tingkatkan PAD, DPRD Kutim Fokus Menyusun Raperda Terkait Pajak dan Restribusi

Advertorial

Pemkab Berikan Bantuan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas Saat Acara Wonderfull Kukar

Advertorial

Pemkab Kukar Lakukan Evaluasi Kinerja, 4 OPD Paparkan Kinerja dan Target kepada Bupati dan Wabup

Advertorial

Sekda Kukar Hadiri Perayaan HUT ke-54 Kelurahan Maluhu

Infrastruktur

Tertunda 20 Tahun, Rencana Pemekaran Kecamatan Muara Kaman Masih Terkendala