Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Rabu, 17 September 2025 - 18:59 WIB

Disdikbud Kukar Menggelar Lomba Seni Budaya Meriahkan Pesta Adat Erau 2025

Technical Meeting Lomba Seni Budaya dalam rangka memeriahkan Erau Adat Kutai 2025

Technical Meeting Lomba Seni Budaya dalam rangka memeriahkan Erau Adat Kutai 2025

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Technical Meeting Lomba Seni Budaya dalam rangka memeriahkan Erau Adat Kutai 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Serbaguna Disdikbud Kukar, pada Rabu (17/9/2025).

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menjelaskan lomba seni budaya ini terbagi dalam empat kategori, yakni Tarsul, Tari Jepen, Musik Tingkilan, dan Lagu Kutai. Seluruhnya menekankan pada bentuk tradisi asli.

“Artinya lagu Kutai itu dalam bentuk tingkilan yang asli, tradisional, bukan congkil. Seperti ibu-ibu zaman bahari nyanyi. Kami ingin membangun kembali budaya tradisi sesuai pakemnya, karena itu bagian dari tupoksi kami, yaitu pembinaan dan pelestarian,” jelas Puji.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kukar Angkat Bicara Terkait Polemik Rencana Relokasi Pedagang Pasar Tangga Arung ke Lapangan Pemuda

Menurutnya, perlombaan ini terbuka untuk umum tanpa batasan usia. Namun, jumlah peserta tetap dibatasi, yakni maksimal 20 peserta untuk setiap kategori.

“Kalau tidak dibatasi, pasti luar biasa banyaknya. Jadi durasi waktu juga menentukan jumlah peserta,” ujarnya.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp70 juta. Perlombaan akan berlangsung sejak pembukaan Erau hingga malam penutupan. “Tidak sampai seminggu pelaksanaannya,” katanya.

Dalam kategori Tarsul, peserta wajib menciptakan sendiri syair yang dibawakan, namun tetap mematuhi ketentuan panitia.

“Syair tidak boleh mengandung unsur hasutan, SARA, maupun menghina agama,” tegasnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Kukar Serahkan Bantuan Alsintan kepada Petani Desa Bangun Rejo

Sedangkan untuk tari Jepen, peserta diwajibkan menampilkan tarian tradisional asli, dengan durasi maksimal lima menit.

Ia menegaskan, lomba seni budaya ini merupakan yang pertama kali digelar pada momentum Erau di masa kepemimpinannya.

“Saya ingin budaya tradisional bisa terekspos dan dinikmati masyarakat luas. Maka salah satunya dengan mengadakan perlombaan ini,” ucapnya.

Antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi, baik dari sanggar budaya, sekolah, maupun individu.

“Kalau kami buka tanpa batas, pesertanya terus masuk. Karena itu dibatasi. Harapan kami, perlombaan ini bisa sekaligus menjadi sarana pembinaan dan pelestarian musik serta seni tradisional,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Tekankan Pentingnya Komunikasi Legislatif Bersama Mitra Kerja

Advertorial

Pemkab Kutim Berencana Tingkatkan Kesejahterakan Guru TK/TPQ

Advertorial

Cuaca Ekstreme di Sejumlah Wilayah Kukar, Sekda Imbau Waspada Banjir dan Longsor

Advertorial

MTQ Kecamatan Loa Kulu Sukses Digelar, Desa Jembayan Raih Juara Umum

Infrastruktur

Pembangunan Landmark Ikon Baru di Kukar Sudah 40 Persen

Advertorial

Fraksi Golkar Kutim Tegaskan Pentingnya Penyertaan Modal Daerah Terhadap BUMD

Advertorial

Diskominfo Gandeng PT Tunggang Parangan Atasi Blank Spot di Kukar

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Soroti Kunjungan Wapres ke Kabupaten Paser