KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara (Kukar) diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membentuk karakter dan membina generasi muda yang tangguh, disiplin, serta berjiwa sosial tinggi.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, dalam sambutannya pada acara Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kukar Tahun 2025 yang digelar di Tenggarong, pada Rabu (12/11/2025).
Aji Ali Husni menerima amanah untuk memimpin Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kukar periode 2025 – 2030.
Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk mengemban tanggung jawab tersebut dengan penuh dedikasi.
“Tentu kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memimpin Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara selama lima tahun ke depan, periode 2025–2030. Amanah ini tentu akan kami emban dengan sebaik-baiknya,” ujar Husni.
Ia mengungkapkan, selama dua periode sebelumnya, Gerakan Pramuka Kukar telah menunjukkan berbagai capaian positif dalam pembinaan dan pengembangan kepramukaan. Menurutnya, hal itu menjadi pondasi penting yang akan terus dijaga dan ditingkatkan di masa mendatang.
“Insyaallah, hal tersebut akan terus kami jaga dan tingkatkan, sekaligus menghadirkan inovasi-inovasi baru dalam program kegiatan pramuka ke depan,” ungkapnya.
Ia menegaskan komitmen untuk memperkuat struktur keanggotaan dengan meningkatkan aktivitas di gugus depan, satuan karya, maupun satuan komunitas di seluruh wilayah Kukar. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap gerakan pramuka.
Selain itu, pihaknya akan memperluas kolaborasi program dengan berbagai pihak, terutama dengan pemerintah daerah sebagai pembina utama gerakan pramuka.
Menurutnya, kolaborasi tersebut sangat penting dalam upaya menciptakan sinergi pembinaan generasi muda di berbagai bidang.
“Kolaborasi ini penting karena pramuka merupakan mitra kerja strategis pemerintah dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa sosial,” katanya.
Dari sisi kelembagaan, ia berencana memperkuat koordinasi antara Kwarcab dan seluruh Kwartir Ranting (Kwarran) di setiap kecamatan, dengan dukungan para camat selaku Majelis Pembimbing (Mabi). Hal ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan kegiatan kepramukaan hingga ke tingkat akar rumput.
“Kerja sama ini menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan dan keberhasilan kegiatan kepramukaan di semua tingkatan,” jelasnya.
Ia pun menegaskan, bahwa pengembangan gerakan pramuka hanya dapat berhasil jika dijalankan secara bersama-sama dengan semangat kebersamaan dan evaluasi berkelanjutan.
Menurutnya, pengembangan gerakan pramuka tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kwartir Cabang sebagai lembaga tertinggi di tingkat kabupaten harus aktif menggandeng seluruh kwartir ranting agar sinergi dan semangat kebersamaan tetap terjaga.
“Setiap program dari periode sebelumnya akan kami evaluasi dan jadikan bahan pembelajaran agar ke depan prestasi dan pengembangan gerakan pramuka di Kutai Kartanegara dapat terus meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (ltf/fdl)










