KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, telah melaksanakan agenda reses dengan menyambangi tiga desa sekaligus, yakni Desa Tani Bakti, Desa Purwajaya, dan Desa Loa Duri Ulu Kecamatan Loa Janan.
Dalam kunjungan itu, ia menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat terkait kebutuhan dasar dan pemerataan pembangunan.
Ahmad Yani mengatakan bahwa yang disampaikan warga pada dasarnya memiliki kesamaan, yakni kebutuhan akan program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Mulai dari perbaikan akses jalan, pembangunan dan rehabilitasi jembatan, peningkatan fasilitas ibadah seperti musala, hingga sarana umum lainnya.
“Masyarakat ini perlu sentuhan-sentuhan program, sentuhan langsung dari wakil rakyat yang dipilihnya. Mulai dari akses jalan, jembatan, perbaikan musala, hingga fasilitas umum lainnya. Itu harus dirasakan sampai di pelosok desa dan RT,” ujar Ahmad Yani.
Ia menegaskan bahwa DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar berupaya memastikan adanya pemerataan pembangunan.
Menurutnya, setiap desa hingga tingkat RT harus mendapatkan pelayanan dan pengembangan infrastruktur yang setara, terutama dalam penggunaan anggaran daerah.
“Semuanya adalah bagaimana adanya pemerataan pembangunan, sehingga suatu desa atau RT dalam satu kecamatan itu minimal hampir sama pemberlakuannya, khususnya dalam penggunaan APBD. Kita membangun ini dengan asas pemerataan, dan itu yang diinginkan masyarakat,” tegasnya.
Selain infrastruktur dasar, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan terkait bantuan sektor produktif seperti pertanian, perikanan, dan nelayan.
Bantuan langsung kepada pelaku di sektor tersebut dinilai penting untuk memperkuat ekonomi warga di desa-desa.
“Semua aspirasi dan keluhan masyarakat pada intinya meminta pemerintah untuk meningkatkan dan memperbaiki fasilitas umum, termasuk bantuan langsung untuk nelayan, perikanan, dan pertanian. Itu yang dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya. (adv/dprd/kukar)









