Home / Advertorial / Pemerintah / Peristiwa / Politik

Jumat, 1 Agustus 2025 - 19:35 WIB

Ketua DPRD Kukar Imbau Masyarakat untuk Memasang Bendera Merah Putih, Larang Pengibaran Bendera One Piece

Ilustrasi Bendera Merah Putih dan Bendera One Piece

Ilustrasi Bendera Merah Putih dan Bendera One Piece

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Menjelang perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani mengimbau kepada masyarakat untuk memasang bendera merah putih.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak ikut-ikutan tren pengibaran bendera bajak laut One Piece. Fenomena ini sempat bikin heboh warganet hingga trending di mesin pencari Google.

Menurutnya, pemasangan bendera lainnya dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan bisa mengakibatkan perpecahan.

“Jangan ikut-ikutan dengan tren itu, sama saja bisa menimbulkan perpecahan,” katanya.

Menurutnya, pengibaran bendera tersebut memang dianggap sebagai bentuk protes sebagian masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Namun ia menegaskan, menyampaikan pendapat sebaiknya lewat cara yang benar.

Baca Juga :  Bupati Kukar Akan Naikkan Program Rp50 Juta Per RT Menjadi Rp150 Juta

 “Kalau ada kritik, sampaikan saja supaya bisa jadi bahan evaluasi pemerintah. Jangan dengan aksi simbolis yang justru merusak makna kemerdekaan,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa DPRD Kukar akan berkoordinasi dengan Satpol PP agar melakukan patroli di wilayah Tenggarong dan sekitarnya, untuk mencegah hal ini meluas. Jika ada warga yang kedapatan mengibarkan bendera tersebut, akan diberi teguran, bahkan sanksi jika tak diindahkan.

“Kalau ada yang memasang bendera atau logo lain harus ditertibkan oleh Satpol PP Kukar,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kukar Serap Aspirasi Warga di Tiga Desa, Tekankan Pemerataan Pembangunan

Menurutnya, hal seperti ini bisa merusak dan tidak menghargai kemerdekaan. Tidak ada bendera lain selain Merah Putih yang boleh berkibar saat HUT RI. Karena kesakralan dan untuk menghargai perjuangan para pahlawan. Ia pun berpesan khusus kepada generasi muda agar bijak dalam bermedia sosial.

“Harapannya kepada para pemuda jangan mudah terpancing dengan tren, postingan provokatif, atau hal-hal kontroversial yang bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat,” pungkasnya. (adv/dprd/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Diskominfo Kukar Fasilitasi Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Melalui KIM

Advertorial

Lurah Loa Ipuh Ungkap Bantuan Program 50 Juta per-RT yang Disisihkan untuk Pengadaan Pemadam Portabel Sangat Membantu

Pemerintah

Ahmad Yani Diusulkan Sebagai Ketua DPRD Kukar Definitif, Gantikan Almarhum Junaidi

Politik

Tokoh Pemuda Kubar Frederik Edwin Berikan Bantuan Sosial Kepada Warga Kampung Minta

Pemerintah

Dendi Suryadi-Alif Turiadi Pastikan Maju Pilkada Kukar, Miliki Dukungan 29 Kursi Parlemen

Advertorial

Komitmen Melestarikan Bahasa Kutai, Disdikbud Kukar Menggelar FTBI 2025

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Tanggapi Pemahaman Kode Etik Dewan

Pemerintah

Bupati Kukar Respon Tudingan Fraksi PDI Perjuangan Terkait Polemik Raperda Pesantren