Home / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Rabu, 26 November 2025 - 11:51 WIB

Program Da’i Masuk Desa Berlanjut, Pemkab Kukar Targetkan 50 Da’i Lulus Seleksi

Seleksi dan Bimtek program Da'i Masuk Desa (Latif)

Seleksi dan Bimtek program Da'i Masuk Desa (Latif)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggulirkan Program Da’i Masuk Desa sebagai bagian dari penguatan pelayanan keagamaan di tingkat desa.

Pelaksanaan Seleksi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Da’i Angkatan VI Tahun 2026, digelar di Sekretariat LPTQ Kukar, pada Rabu (26/11/2025).

Pemerintah menargetkan 50 da’i dan da’iyah siap diberangkatkan untuk memperkuat syiar Islam di wilayah-wilayah yang masih kekurangan pendamping.

Tahun ini, antusiasme peserta cukup tinggi dengan keikutsertaan perwakilan dari berbagai kecamatan yang menjadi sasaran pengisian kebutuhan da’i.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian rutin tahunan dalam program pengiriman da’i.

“Agenda hari ini terkait dengan seleksi dan bimbingan teknis untuk Program Da’i Masuk Desa angkatan kali ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Berikan Bonus Bagi Atlet Peraih Medali di Fornas VII Jawa Barat

Jumlah peserta yang mengikuti tahapan seleksi mencapai 51 orang dari 15 kecamatan, para peserta diharapkan dapat menjawab kebutuhan desa-desa yang masih belum memiliki pendamping keagamaan.

Ia mengungkapkan bahwa tidak semua desa berhasil mengirim calon da’i karena masih terkendala kesiapan SDM di tingkat lokal.

Pemerintah menargetkan 50 peserta dapat dinyatakan lulus seleksi dan langsung kembali ditempatkan di desa asal. Mekanisme penempatannya pun sudah diatur secara proporsional.

“Misalnya, jika sebuah desa mengirim tiga peserta dan dua di antaranya lulus, maka dua orang tersebut ditugaskan kembali ke desa asal mereka,” jelasnya.

Berdasarkan pemetaan terakhir, masih terdapat sekitar 40 desa di Kukar yang belum memiliki da’i. Beberapa di antaranya berada di kawasan yang membutuhkan pendekatan berbeda, seperti Kecamatan Tabang dan wilayah tertentu di Kota Bangun Darat yang memiliki karakteristik masyarakat majemuk.

Baca Juga :  Bupati Edi Damansyah Melakukan Pelepasan Atlet Kukar untuk Mengikuti Porprov ke- VII di Berau

Melalui seleksi dan Bimtek ini, Pemkab Kukar berharap kebutuhan tersebut dapat terpenuhi secara bertahap.

Peserta yang memiliki kedekatan domisili dengan desa-desa kosong diharapkan mampu mengisi kekosongan sekaligus memperkuat pembinaan umat.

Materi seleksi tahun ini menitikberatkan pada tiga kompetensi inti yang dinilai oleh tim gabungan dari unsur MUI, NU, Muhammadiyah, DMI, dan Kementerian Agama.

“Penilaian dilakukan secara objektif sesuai standar yang telah ditetapkan, dan seluruh hasil seleksi akan disampaikan kepada pemerintah daerah,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Kukar Buka Event Lari Lintas Alam yang Bertajuk Kukar Trail Run Series 2023

Pemerintah

Pemkab dan DPRD Kukar Buka Peluang Bajaj Beroperasi Permanen, Regulasi Masih Disiapkan

Advertorial

Pemdes Rapak Lambur Serahkan Penyertaan Modal kepada BUMDes Sebesar Rp100 Juta

Bisnis

Wujudkan Penambangan Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan, PT MHU Gelar Seminar Implementasi Good Mining Practice

Advertorial

Forum MKKS Kukar Menggelar Bimtek Kerala dan Komite SMP

Advertorial

Bantaran Sungai Tenggarong akan Ditanami Pohon yang Dilaksanakan Kelurahan Loa Ipuh dan DLHK Kukar

Advertorial

Staf Kantor Kecamatan Tenggarong Seberang Ikuti Bimtek Penggunaan Aplikasi Becik

Advertorial

Guru PPPK Minta Kenaikan TPP, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Menyebut Akan Perjuangkan