KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat komitmen penerapan Satu Data Indonesia melalui Forum Satu Data Daerah yang digelar Bappeda.
Dalam forum ini, pemerintah menetapkan 3.575 data sebagai data prioritas tahun 2025, yang akan menjadi dasar penyusunan perencanaan dan evaluasi pembangunan, sekaligus menyelaraskan data daerah dengan kebutuhan kementerian dan indikator kinerja daerah.
Plt Kepala Bappeda Kukar, Vanesa Vilna menyampaikan bahwa, penerapan satu data merupakan mandat langsung dari pemerintah pusat dan wajib dijalankan oleh seluruh daerah, termasuk Kukar.
Menurutnya, forum yang digelar tersebut menjadi ruang penting untuk menyelaraskan kebutuhan data lintas sektor.
“Satu data ini merupakan amanah dari pemerintah pusat agar setiap daerah melaksanakan sistem data yang terintegrasi. Pada agenda hari ini, Forum Satu Data menyepakati data prioritas untuk tahun 2025,” jelas Vanesa pada Jumat (5/12/2025).
Ia menguraikan bahwa data prioritas tersebut akan disinergikan dengan berbagai sumber data, baik dari kementerian, Indikator Kinerja Kunci (IKK), hingga indikator kinerja perangkat daerah. Selain itu, data juga digunakan sebagai bagian dari penyusunan dan pemenuhan dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD.
Vanesa menjelaskan bahwa Forum Satu Data di Kukar melibatkan beberapa unsur, mulai dari Bappeda sebagai sekretariat satu data, Dinas Kominfo sebagai wali data daerah, perangkat daerah yang bertindak sebagai produsen sekaligus wali data pendukung, hingga Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pembina data sektoral.
“Semua unsur ini saling terhubung untuk memastikan bahwa data yang dihasilkan valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Terkait target yang dicapai, Vanesa menyebut bahwa forum berhasil menyepakati ribuan data prioritas yang akan digunakan sebagai dasar perencanaan dan pembangunan tahun mendatang.
“Untuk data prioritas tahun 2025, sudah disepakati ada sekitar 3.575 data yang akan menjadi acuan,” tutupnya. (ltf/fdl)










