Home / Infrastruktur / Pemerintah

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:51 WIB

Jembatan Kedaton Agung Diresmikan, Jembatan Besi Lama Tetap Dijaga Sebagai Cagar Budaya

Peresmian Jembatan Kedaton Agung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Adji Muhammad Arifin (Latif/Eksposisi)

Peresmian Jembatan Kedaton Agung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Adji Muhammad Arifin (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Adji Muhammad Arifin meresmikan Jembatan Kedaton Agung, pada Selasa (23/12/2025). Peresmian jembatan ini menjadi penanda resmi beroperasinya jembatan baru yang dibangun sebagai pengganti jembatan besi lama yang berada di kawasan tersebut.

Aulia menjelaskan bahwa Jembatan Kedaton Agung sejatinya merupakan jembatan pengganti, bukan renovasi dari jembatan besi lama yang telah lama menjadi ikon kawasan.

Pemkab Kukar berencana melakukan renovasi terhadap jembatan besi tersebut. Namun rencana itu berubah setelah dilakukan serangkaian konsultasi dengan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura serta para pemerhati budaya dan adat istiadat di Kukar.

Baca Juga :  Bupati Kukar Berikan Bantuan di Kecamatan Muara Kaman

“Awalnya kita ingin merenovasi jembatan besi yang ada di sana, tetapi setelah beberapa kali berkonsultasi dengan Ayahanda Sultan serta pemerhati budaya dan adat, diputuskan bahwa jembatan tersebut merupakan warisan heritage yang tidak bisa kita apa-apakan,” ujarnya.

Menurutnya, jembatan besi tersebut telah ditetapkan sebagai bagian dari cagar budaya yang harus dijaga dan dilestarikan keberadaannya.

Oleh karena itu, Pemkab Kukar mengambil langkah dengan menggeser posisi lintasan dan membangun jembatan baru di lokasi yang berdekatan agar kebutuhan mobilitas masyarakat tetap terpenuhi tanpa merusak nilai sejarah.

“Karena itulah kita membangun jembatan baru ini, sementara jembatan besi tetap kita jaga sebagai warisan budaya,” jelasnya.

Aulia berharap ke depan jembatan besi lama dapat difungsikan khusus untuk pejalan kaki dan pesepeda, sehingga tetap memberi manfaat bagi masyarakat tanpa menimbulkan risiko keselamatan.

Baca Juga :  Dengan Rp50 Juta per RT, Program Kukar Bebaya Inisiatif Bupati Kukar Bawa Kemajuan Desa

Aulia menegaskan bahwa aspek keamanan tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

“Saya juga sudah meminta izin kepada Ayahanda Sultan, untuk menjamin keselamatan pengguna, fondasi jembatan besi itu nanti akan kita perkuat, karena kalau dilihat kondisi besinya sudah mulai kropos,” ungkapnya.

Dengan penguatan struktur tersebut, diharapkan jembatan besi lama tetap aman digunakan sesuai fungsi barunya.

Sementara itu, Jembatan Kedaton Agung yang baru diresmikan dipastikan siap digunakan oleh masyarakat.

“Setelah diresmikan hari ini, jembatan ini bisa langsung digunakan dan diharapkan dapat memperlancar aktivitas dan mobilitas masyarakat,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pjs Bupati Menghadiri Kirab Pasukan Brimob II Dalam Rangka HUT ke-79 Brimob Polri di Kukar

Ekonomi

HMI Desak Pemkab Melakukan Evaluasi Program Kukar Idaman Terbaik, Karena Tekanan Kondisi Fiskal Daerah

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Mendesak Manajemen Big Mall Samarinda Melakukan Evaluasi Pasca Insiden Kebakaran

Advertorial

Erau Adat Kutai 2025 Akan Digelar Bulan September, Sejumlah Persiapan Telah Dilakukan Disdikbud Kukar

Pemerintah

Anggapan Miring Tentang Pulau Kumala Tidak Benar, Pemkab Kukar Terus Melakukan Pengembangan Fasilitas

Advertorial

Anugerah Pemuda 2025 Sukses Digelar, Pemuda Kukar Didorong Jadi Agen Perubahan

Pemerintah

HUT ke-81 RI, Bupati Kukar Dorong Semangat Kemandirian Ekonomi Daerah

Advertorial

Farida dari PDI Perjuangan Menjadi Ketua DPRD Kukar Sementara Periode 2024-2029