Home / Infrastruktur / Pemerintah

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:52 WIB

Taman Ulin Tenggarong Tak Terawat Karena Terkendala Anggaran, Warga Keluhkan Kebersihan dan Fasilitas

Suasana Taman Ulin Tenggarong yang terbengkalai (Latif/Eksposisi)

Suasana Taman Ulin Tenggarong yang terbengkalai (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kondisi Taman Ulin sebagai ruang terbuka hijau di Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dikeluhkan warga karena dinilai terbengkalai dan kurang terawat. Hal ini disampaikan sejumlah pengunjung saat ditemui pada Kamis (26/03/2026).

Salah satu pengunjung, Dimas yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online dan kerap berkumpul di lokasi tersebut, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi taman yang kotor.

“Kalau taman kotor ya kelihatannya jorok, apalagi ini taman bermain dan banyak anak-anak. Takutnya ada hewan berbisa, itu kan membahayakan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian bersama, baik pemerintah maupun masyarakat, mengingat taman merupakan fasilitas publik yang digunakan berbagai kalangan.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Salurkan Bantuan dari Pemerintah Pusat kepada 16.400 Nelayan

Ia berharap adanya perawatan rutin agar taman tetap bersih dan nyaman digunakan. Selain itu, ia juga menyoroti minimnya fasilitas penunjang, terutama keberadaan toilet umum.

“Kalau bisa setiap taman ada perawatan. Terus kamar kecil juga harus ada, ini kan taman tapi tidak ada fasilitas itu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Tri Joko Kuncoro menjelaskan bahwa secara umum kebersihan dan keindahan wilayah menjadi tanggung jawab DLHK.

Namun, ia menyebut pengelolaan sejumlah taman, termasuk Taman Ulin, berada di bawah pihak ketiga. Hal ini menjadi kendala ketika tidak ada penganggaran untuk perawatan.

“Seperti Taman Ulin dan beberapa taman lain itu dikelola pihak ketiga. Tapi tahun ini kelihatannya tidak teranggarkan, sehingga tidak ada yang merawat sejak Januari,” jelasnya.

Baca Juga :  Liga Esport Piala Bupati Kukar 2025 Jadi Wadah Konsisten Cetak Atlet Muda Berprestasi

Melihat kondisi tersebut, DLHK akhirnya mengambil langkah dengan menurunkan petugas kebersihan dari pasukan Merah Putih untuk melakukan penanganan sementara.

“Sudah dua kali kita lakukan kerja bakti, dan rencananya per 1 April akan kita tempatkan sembilan orang petugas di sana untuk menjaga dan merawat,” katanya.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah kondisi taman sempat menjadi sorotan publik karena dianggap tidak terurus.

Dengan adanya langkah tersebut, diharapkan Taman Ulin dapat kembali bersih dan berfungsi sebagaimana mestinya sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat Tenggarong. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Maraknya Kasus Serangan Buaya, Anggota DPRD Kaltim Imbau Masyarakat untuk Waspada

Advertorial

DLH Kutim Melakukan Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Lingkungan Akibat Proyek Pembangunan Pelabuhan

Advertorial

Dispora Kukar Memfokuskan Program Pengembangan Kewirausahaan Bagi Pemuda

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Minta Pemprov Dongkrak PAD Melalui Pajak dan Retribusi

Advertorial

Wabup Tegaskan Pemkab Kutim Dukung Peningkatan Legalitas Cabor

Advertorial

Ketua DPRD Kaltim Tegaskan Pentingnya Penguatan Demokrasi di Daerah

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim mengajak Kementerian ESDM Turun Bersama Awasi Kegiatan Pasca Tambang

Advertorial

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Kukar Gelar Bimtek KSOP Untuk Jenjang Pendidikan SMP