KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Executive Meeting dalam rangka evaluasi dan penguatan kinerja pemerintahan, pada Selasa (07/04/2026).
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa executive meeting yang dilaksanakan pada pagi hari menjadi momentum evaluasi kinerja selama tiga bulan pertama di tahun 2026.
Menurutnya, evaluasi ini penting untuk memastikan program kerja pemerintah daerah berjalan sesuai rencana yang telah disusun sejak awal tahun.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas terkait progres transfer keuangan daerah dari pemerintah pusat ke daerah. Hal ini menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga stabilitas pelaksanaan program pembangunan.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi, progres keuangan daerah masih berjalan sesuai dengan skenario yang telah direncanakan oleh pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, dari hasil pembahasan tadi, progresivitas transfer keuangan daerah masih sesuai dengan skenario yang sudah kita buat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk lebih memprioritaskan belanja yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya efisiensi anggaran dengan mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial dan lebih mengarahkan anggaran pada program yang menyentuh kebutuhan publik.
“Kami mengingatkan kepada para kepala OPD untuk mengutamakan belanja yang berhubungan langsung dengan masyarakat, serta mengurangi kegiatan seremonial,” tegasnya.
Tak hanya itu, Pemkab Kukar juga membahas strategi penyelesaian kewajiban utang daerah kepada Bankaltimtara yang mencapai sekitar Rp820 miliar.
Aulia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyamakan persepsi dengan seluruh OPD terkait langkah-langkah strategis dalam menyelesaikan kewajiban tersebut secara bertahap.
Ia juga menyebutkan bahwa seluruh jajaran OPD memiliki semangat yang sama dalam mendukung kebijakan tersebut, sehingga diharapkan dapat berjalan dengan baik di lapangan.
“Alhamdulillah, semangatnya sama di antara seluruh kepala OPD, mudah-mudahan ini bisa terlaksana dan tereksekusi dengan baik,” ucapnya.
Usai executive meeting, agenda dilanjutkan dengan entry meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pemeriksaan terperinci atas laporan keuangan pemerintah daerah.
Pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan keuangan yang telah disampaikan Pemkab Kukar kepada BPK pada akhir Maret 2026.
Aulia menegaskan bahwa pihaknya siap menjalani proses pemeriksaan tersebut sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
“Setelah pertemuan tadi, kita melaksanakan entry meeting BPK terkait pemeriksaan terperinci atas laporan keuangan yang sudah kami sampaikan pada tanggal 31 kemarin,” pungkasnya. (ltf/fdl)










