Home / Pemerintah / Peristiwa

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:25 WIB

Kebakaran di Gedung Kantor Disketapang Kukar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran di Gedung D Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kukar (Latif/Eksposisi)

Kebakaran di Gedung D Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kukar (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Peristiwa kebakaran terjadi di salah satu bangunan di area perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), di Jalan AP Mangkunegoro, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, pada Jumat (22/5/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di Gedung D Kantor Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar. Insiden itu sempat mengundang perhatian pegawai dan warga sekitar karena asap terlihat keluar dari bagian gedung pada pagi hari saat aktivitas perkantoran mulai berjalan. Namun, respon cepat petugas membuat api tidak sempat meluas ke ruangan lain.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait dugaan korsleting listrik yang memicu kebakaran di area gedung tersebut.

“Laporan masuk dari warga bahwa terjadi konsleting listrik di Gedung D Kantor Bupati Kukar. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kukar Borong Prestasi Tingkat Provinsi Kaltim, Juara Lomba Posyandu, RT, dan Gotong Royong

Ia mengungkapkan, proses pemadaman dimulai sekitar pukul 08.26 WITA dengan mengerahkan sejumlah armada dan personel guna memastikan api segera dikendalikan. Langkah cepat dilakukan agar kebakaran tidak merembet ke bagian gedung lainnya yang berada dalam satu kawasan perkantoran.

Dalam penanganan itu, Disdamkarmatan Kukar menurunkan beberapa unit armada, di antaranya Unit Brandweer Jagau, Unit Brandweer Jaluk, Unit Bentong 1, serta Unit Logistik. Seluruh personel difokuskan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus pengamanan area.

Selain armada utama, petugas juga menggunakan perlengkapan pendukung seperti blower dan SCBA atau Self Contained Breathing Apparatus. Peralatan tersebut digunakan untuk membantu petugas saat memasuki area yang dipenuhi asap tebal di dalam gedung.

Ia menjelaskan, kondisi di lokasi berhasil diamankan dalam waktu relatif singkat. Api dapat dipadamkan sebelum menyebar ke ruangan lain sehingga potensi kerusakan yang lebih besar dapat dihindari.

Baca Juga :  BRIDA Kukar Melakukan Seminar Efektivitas Pengelolaan Sampah, 6 Kelurahan dan Desa Jadi Sampel Penelitian

“Alhamdulillah api cepat terkendali sehingga tidak sampai meluas ke bangunan lain. Saat ini kondisi lokasi sudah aman,” katanya.

Meski demikian, pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran, termasuk menelusuri titik awal munculnya api. Dugaan sementara penyebab insiden berasal dari korsleting listrik di salah satu bagian gedung.

Peristiwa tersebut juga menjadi perhatian karena terjadi di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Kukar yang setiap hari dipadati aktivitas aparatur sipil negara dan masyarakat yang mengurus administrasi.

Hingga Jumat siang, aktivitas di sekitar Kompleks Kantor Bupati Kukar terpantau kembali normal. Sementara itu, petugas mengimbau seluruh instansi untuk meningkatkan pengecekan instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pabrik Smelter Nikel Beroperasi di Sangasanga, Anggota DPRD Kukar Minta Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Advertorial

Disdukcapil Kukar Hadirkan Pelayanan SKTT Bagi WNA, Banyak Manfaat yang Didapat Daerah

Advertorial

Majukan Seni dan Kebudayaan Disdikbud Kukar Berkolaborasi dengan DPRD

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Mendukung Rencana Pembangunan SMA Terbuka di Kukar

Advertorial

Hadiri Pengukuhan Paskibraka Kukar 2025, Ketua DPRD Harap Bisa Menjalankan Tugas dengan Baik

Advertorial

Upaya Meningkatkan Solidaritas Antar Pejabat, Pemkab Kukar Menggelar Senam Bersama

Advertorial

Anggota DPRD Ungkap Sejumlah Pihak Berikan Masukan untuk Perda Pencegahan HIV/AIDS di Kutim Dalam Hearing

Pemerintah

Pemkab Kukar Memperkuat Komitmen Penerapan Satu Data Indonesia Melalui Forum Satu Data Daerah