Home / Infrastruktur / Pemerintah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:28 WIB

Program Rp150 Juta per RT Siap Meluncur Pertengahan Juni, DPMD Kukar Sedang Merampungkan Tahapan Administratif dan Taknis

Arianto - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Arianto - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan pelaksanaan program bantuan Rp150 juta per RT yang menjadi salah satu program prioritas daerah.

Program tersebut ditargetkan mulai diluncurkan pada pertengahan Juni 2026 setelah sejumlah tahapan administratif dan teknis rampung.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan saat ini pihaknya sedang menyelesaikan proses pembentukan tim Pendamping Pembangunan Daerah (Pendekar) tingkat kabupaten yang akan menjadi ujung tombak dalam implementasi program tersebut.

Menurutnya, proses yang sedang berjalan saat ini adalah finalisasi Surat Keputusan (SK) bagi tujuh tenaga ahli Pendekar Kabupaten yang nantinya bertugas mendampingi pelaksanaan program di lapangan.

“Ini kan kita lagi memfinalkan SK Pendekar dulu, tenaga ahli Pendekar Kabupaten yang tujuh orang. Sudah kita buatkan telaahan stafnya, nanti diproses di bagian hukum. Kalau sudah tidak ada permasalahan nomenklatur atau hal lainnya, baru kita ajukan ke bupati,” ujar Arianto beberapa waktu yang lalu..

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Sebut Aspirasi Masyarakat Menjadi Prioritasnya

Setelah mendapatkan persetujuan dan SK diterbitkan, para tenaga ahli tersebut akan langsung ditugaskan untuk menyusun konsep pelaksanaan program sekaligus mempersiapkan tahapan awal peluncuran.

“Setelah selesai, baru mereka kita tugaskan. Nah, setelah mereka kita tugaskan, menyusun konsep seperti apa nanti implementasi awalnya untuk launching. Sementara ini benar-benar pertengahan Juni bisa terlaksana,” katanya.

Selain menyiapkan Pendekar tingkat kabupaten, DPMD juga merencanakan pembentukan Pendekar Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Namun proses pembentukannya akan dilakukan secara bertahap karena membutuhkan mekanisme seleksi yang cukup panjang.

Baca Juga :  KFBN 2024 Resmi Dimulai, Tampilkan Beragam Budaya Nusantara

Tahapan tersebut meliputi pendaftaran calon pendamping, seleksi administrasi, tes tertulis, hingga wawancara. DPMD memperkirakan proses rekrutmen akan berlangsung sepanjang Juni hingga Juli 2026.

“Mungkin bulan Juni pendaftaran, bulan Juli seleksi administrasi, wawancara, dan tes tulis. Mudah-mudahan awal Agustus mereka sudah bisa kita SK-kan,” jelasnya.

Keberadaan para pendamping ini dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga pengawasan pemanfaatan anggaran di tingkat masyarakat.

“Untuk tingkat kecamatan nanti kebutuhan minimal dua orang setiap kecamatan, sementara untuk desa satu orang setiap desa, ditambah pendamping yang sifatnya ad hoc di tingkat RT,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Senator Kaltim Minta Pemerintah Perkuat Antisipasi dan Percepat Penanganan Karhutla di Kalimantan

Advertorial

DPRD Kukar Sahkan RAPBD 2024 Sebesar 12,6 Triliun, Untuk Selanjutnya Akan Disampaikan ke Pemprov

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim mengajak Kementerian ESDM Turun Bersama Awasi Kegiatan Pasca Tambang

Advertorial

Anggota DPRD Apresiasi Kirab Budaya Peringatan HUT ke-24 Kutim

Advertorial

Fraksi PKS DPRD Kutim Tekankan Pentingnya Pengoptimalan Pendapatan Daerah

Advertorial

Pemkab Kukar Siapkan Insentif Rp25 Juta per Majelis Taklim, Program Ditargetkan Terealisasi 2027

Advertorial

Kesbangpol Kukar Menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Bagi Paskibraka

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Tinjau Jalan Longsor di Poros Samarinda-Balikpapan