Home / Infrastruktur / Pemerintah

Senin, 8 Juni 2026 - 17:35 WIB

Program RTKU Terbaik Segera Diluncurkan, Dana Rp150 Juta per RT Dipastikan Aman

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan pelaksanaan program RTKU Terbaik yang menjadi salah satu program unggulan daerah. Program tersebut akan menyalurkan dana sebesar Rp150 juta kepada setiap RT untuk mendukung penguatan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, dana Rp150 juta per RT merupakan bagian dari implementasi program RTKU Terbaik yang telah dirancang untuk memperkuat peran masyarakat di tingkat lingkungan.

“Ini kan kalau Rp150 juta itu program. Kita sebut dengan programnya namanya RTKU Terbaik. RTKU Terbaik itu implementasinya dana program Rp150 juta per RT untuk penguatan sosial kemasyarakatan,” ujar Aulia Rahman Basri beberapa waktu yang lalu.

Ia menegaskan pelaksanaan program tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan anggaran, tetapi juga harus didukung dengan instrumen pelaksana, pengawasan, dan pengendalian yang memadai agar program berjalan sesuai tujuan.

Baca Juga :  Puskesmas Tabang dan Muara Wis Belum Memiliki Dokter, Bupati Kukar Gandeng IDI Isi Kekosongan

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah menyempurnakan seluruh perangkat pendukung sebelum program tersebut resmi dijalankan di lapangan.

“Nah, dalam pelaksanaannya tentunya ada dananya, ada pelaksananya, ada instrumen untuk mengawasi pelaksanaannya, ada instrumen untuk pengendaliannya,” katanya.

Aulia menjelaskan, salah satu instrumen yang disiapkan pemerintah daerah adalah Pendekar yang akan berfungsi sebagai perangkat pengendali pelaksanaan program di tingkat desa dan kelurahan. Sementara pengawasan akan dilakukan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Inspektorat Kabupaten Kukar.

Ia menilai keberadaan instrumen tersebut sangat penting untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pendekar ini kan instrumen kita untuk mengendalikan program ini. Kalau pengawasannya itu berada di BPD dan berada di inspektorat kita. Nah, tentunya instrumen ini harus lengkap dulu, baru ini bisa terimplementasi dengan baik di lapangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pengurus DPC dan PUK FSPTI–KSPI Dilantik, Pemkab Kukar Dorong Hubungan Industrial Harmonis

Aulia menyebut regulasi hukum sebagai dasar pelaksanaan program telah selesai disusun. Saat ini pemerintah daerah fokus pada penyusunan instrumen teknis pelaksanaan, termasuk perekrutan tenaga pendamping yang akan bertugas di lapangan.

Ia mengungkapkan bahwa tenaga ahli tingkat kabupaten telah direkrut dan selanjutnya akan dilakukan perekrutan pendamping desa dan kelurahan untuk membantu pengendalian pembiayaan program RTKU Terbaik di masing-masing wilayah.

“Kita target sebelum tanggal 23. Dananya sudah aman, Pokoknya dana itu yang untuk sosial kemasyarakatan, untuk masyarakat, itu semua aman,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Sinergi TNI dan PT MHU: Lahan Pascatambang Tumbuhkan Harapan untuk Kemandirian Ekonomi

Advertorial

DPMD Kukar Menggelar Rakor Tindklanjuti Surat Kemendes-PDTT Terkait Pemutakhiran IDM

Advertorial

Operasi Pasar Murah akan Digelar di Seluruh Kecamatan di Kukar

Advertorial

Kembangkan Pariwisata, Pokdarwis Dewi Arum Desa Sumber Sari Dapat Bantuan Sepeda Lipat dan Tenda Camping

Pemerintah

Kekurangan Tenaga Pendidik, SKB Tenggarong Seberang Fokus Jaga Mutu Pelayanan Pendidikan

Advertorial

Kutim Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi Kaltim

Advertorial

Pemkab Kukar Menggelar Pertemuan dengan BPJS Kesehatan Membahas Optimalisasi Program JKN

Advertorial

Bupati Kukar Buka Secara Resmi Program Karya Bakti TNI, untuk Fokus Bangun Infrastruktur Tani