Home / Pemerintah / Peristiwa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca Jika Belum Turun Hujan hingga Akhir September

Seno Aji - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Latif/Eksposisi)

Seno Aji - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan rekayasa cuaca untuk mengantisipasi kondisi kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah di Kaltim, termasuk Kutai Kartanegara (Kukar).

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji mengatakan, berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan diperkirakan mulai turun pada Oktober 2026.

Namun, apabila hujan belum turun hingga akhir September atau memasuki awal Oktober, Pemprov Kaltim akan mengambil langkah rekayasa cuaca untuk memicu turunnya hujan.

“BMKG sudah melaporkan bahwa hujan akan terjadi di bulan Oktober nanti. Apabila di bulan Oktober atau awal Oktober atau akhir September belum hujan, kita akan melakukan rekayasa menurunkan hujan dan penurunan cuaca menjadi hujan,” ujar Seno Aji pada Rabu (19/08/2026).

Baca Juga :  Polres Kukar Sita Galon dan Kayu Terbakar dalam Kasus Pembakaran Kantor Diskominfo

Ia berharap kondisi cuaca membaik lebih cepat sehingga hujan dapat turun pada September. Hal tersebut dinilai penting untuk membantu wilayah yang terdampak kekeringan, terutama kawasan hulu.

Seno Aji juga mengungkapkan sejumlah wilayah yang menjadi perhatian dalam rencana rekayasa cuaca tersebut. Di Kabupaten Kutai Kartanegara (kukar), salah satu wilayah yang disebut adalah Kecamatan Tabang, khususnya kawasan di bagian ujung.

Selain Kukar, rekayasa cuaca juga direncanakan menyasar wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Dorong KPC Tingkatkan Komitmen CSR dan Penyelesaian Proyek

“Di Kukar, lokasi Tabang, di daerah ujung, kemudian di Kubar dan Mahakam Ulu,” jelasnya.

Menurut Seno Aji, langkah tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menghadapi kondisi kekeringan sekaligus menjaga ketersediaan air bagi masyarakat.

Ia pun berharap hujan dapat turun sebelum pelaksanaan rekayasa cuaca dilakukan, sehingga kebutuhan terhadap intervensi tersebut dapat berkurang.

“Mudah-mudahan kita berharap yang baik, di bulan September sudah ada hujan, sehingga Mahakam Ulu bisa mendapatkan bantuan yang lebih baik lagi nanti,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Kukar Terus Berupaya Memprioritaskan Pemenuhan Sarpras Pendidikan Dasar

Advertorial

Pemkab Kukar Segera Realisasikan Program Seragam Gratis Bagi Siswa Baru

Advertorial

Bupati Kukar Terima Insntif Fiskal Kategori Kinerja Periode III Dari Kementerian Keuangan

Pemerintah

Sekda Kukar Pastikan Penerapan Manajemen Talenta ASN Mulai Dilaksanakan

Pemerintah

Sayangkan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kukar Walk Out Saat Rapat Paripurna, Bupati Sebut KUA-PPAS 2027 Memuat Visi Kukar Idaman Terbaik

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Jelaskan Manfaat Gebyar UMKM, Tingkatkan Pendapatan Pedagang

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Sebut Pentingnya Peran UMKM Lokal Dalam Event yang Digelar Pemerintah

Advertorial

Atlet Kutim Yang Akan Berlaga Di POR Paralympic Tingkat Provinsi Kaltim Mendapat Apresiasi Bupati