Home / Advertorial / Pendidikan-Kesehatan / Serba Serbi

Senin, 21 September 2026 - 18:54 WIB

Pentas Seni Erau 2026 di Kedaton Hadirkan 35 Talent dari Beragam Kesenian Tradisi

Penampilan Pentas Seni di Halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura (Latif/Eksposisi)

Penampilan Pentas Seni di Halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pentas seni menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Erau Adat Kutai 2026 yang digelar di Halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Tenggarong.

Pertunjukan tersebut menghadirkan beragam kesenian tradisional dari berbagai daerah dan etnis.

Salah satu perwakilan panitia pentas seni mengatakan, pertunjukan di Halaman Kedaton telah dimulai sejak hari pertama pelaksanaan Erau. Pada malam pertama, terdapat tujuh partisipan atau talent yang tampil dalam rangkaian pentas seni tersebut.

“Untuk pentas seni dalam kegiatan selama Erau ini dimulai pada hari pertama dan pada hari pertama menampilkan tujuh partisipan atau tujuh talent,” ujarnya pada Minggu malam (20/9/2026).

Ia menjelaskan, secara keseluruhan terdapat sekitar 35 partisipan yang akan mengisi pertunjukan di panggung tersebut. Pementasan tersebut akan berlangsung hingga malam penutupan Erau pada 27 September 2026.

Selain panggung di Kedaton, panitia juga menyiapkan pentas seni di area Expo dengan konsep pertunjukan yang berbeda. Panggung Kedaton secara khusus diperuntukkan bagi kesenian yang berkaitan dengan tradisi dan budaya.

“Di Kedaton ini khusus yang berbau tradisi. Ada kesenian Jawa, kesenian Melayu, kemudian Dayak Benuaq, Kenyah, Tunjung. Kemudian ada beberapa yang mewakili dari kecamatan dan ada juga dari beberapa kabupaten yang berpartisipasi,” jelasnya.

Menurutnya, pertunjukan di panggung Kedaton tidak hanya menghadirkan seni tari, tetapi juga kesenian musik daerah. Sejumlah penampilan seperti tingkilan dan lagu-lagu daerah turut disiapkan untuk memperkaya rangkaian pentas seni selama Erau.

Baca Juga :  Asisten II Setkab Kukar Menghadiri Khataman Al-Qur'an Pegawai Dispora

Sementara itu, panggung Expo dikhususkan untuk pertunjukan seni modern dan band. Pembagian konsep tersebut dilakukan agar masyarakat dapat menikmati berbagai bentuk pertunjukan selama pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir langsung menyaksikan pertunjukan seni di Halaman Kedaton. Menurutnya, Erau tahun ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan adat dan budaya kepada masyarakat luas.

“Kami semua sangat berharap seluruh lapisan masyarakat bisa menikmati Erau ini sebagai satu event yang tahun ini mendapatkan Karisma Event Nusantara dari Kementerian Pariwisata,” katanya.

Menurutnya, keberadaan pentas seni juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal berbagai kesenian dan budaya yang ditampilkan dalam rangkaian Erau Adat Kutai.

“Ini sebuah kesempatan untuk melihat bagaimana Kabupaten Kutai Kartanegara berupaya untuk tetap melestarikan adat budaya. Masyarakat, terutama generasi muda, bisa melihat ini sebuah ajang edukasi juga untuk anak-anak kita,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu talent yang tampil dalam pentas seni di Halaman Kedaton adalah Sanggar Tari Jue Mawa Indonesia. Pelatih sanggar, Olita Kristia, mengatakan pihaknya membawa lima penari untuk tampil dalam rangkaian pentas seni Erau 2026.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kutim Apresiasi Gelaran Turnamen Bola Voli Bertajuk Bupati Cup

Olita menyebut persiapan penampilan dilakukan sekitar dua minggu, meski latihan tidak dilaksanakan setiap hari. Persiapan tersebut lebih difokuskan pada pemantapan penampilan para penari sebelum tampil di hadapan masyarakat.

“Latihan itu sekitar dua minggu, cuma tidak juga setiap hari. Kami mempersiapkan memang betul-betul untuk persiapan di Kedaton ini, jadi memang untuk pemantapan saja,” ujarnya.

Usai menyaksikan penampilan anak didiknya, Olita mengaku puas dan bersyukur seluruh rangkaian pertunjukan dapat berjalan dengan baik.

Ia juga menilai Erau tahun ini berlangsung lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya karena banyak talent yang dilibatkan.

“Untuk Erau tahun ini cukup meriah, lebih meriah daripada tahun kemarin. Banyak juga talent-talent yang diundang untuk tahun ini,” ungkapnya.

Olita berharap seluruh rangkaian Erau Adat Kutai Kartanegara 2026 dapat berjalan lancar hingga acara penutupan. Ia juga berharap pelaksanaan Erau pada tahun berikutnya dapat semakin meriah dengan melibatkan lebih banyak talent dalam pentas seni.

“Saya berharap mungkin lebih lancar lagi, saya juga mendoakan supaya acara Erau ini bisa lancar sampai nanti ke acara penutupan. Kalau untuk Erau tahun depan, biar tambah meriah lagi dan talent-talentnya lebih banyak,” pungkasnya. (ltf/fdl/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Buka Bulan Bhakti Gotong Royong di Kukar

Advertorial

Semarak HUT ke-55 Kelurahan Maluhu Diisi Berbagai Lomba dan Pentas Seni

Pemerintah

DPTPH Kaltim Menggelar Festival Pangan Lokal, Pamerkan Olahan Makanan B2SA

Advertorial

Pemkab Kukar Menggelar Rakor Penyusunan Kebijakan Kerjasama Pengelolaan Persampahan

Advertorial

Bupati Pimpin Pengambilan Sumpah Janji Ratusan ASN dan Penyerahan SK Puluhan PPPK

Advertorial

Disdamkarmatan Kukar Manfaatkan Drone Patroli Pengawasan Kebakaran

Advertorial

Hadiri Sertijab Camat Kembang Janggut, Ingatkan Agar Taat Administrasi Sesuai Peraturan

Advertorial

JPD Tingkat Provinsi Kaltim ke-XVI Digelar di Kukar