Home / Bisnis / Ekonomi / Pemerintah

Kamis, 15 Juni 2023 - 13:10 WIB

Januari Hingga April, Total Ekspor Non Migas Kaltim ke Uni Eropa Mencapai 191,78 Juta Dolar

Yusniar Juliana Nababan - Kepala BPS Kaltim

Yusniar Juliana Nababan - Kepala BPS Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Januari – April 2023 melakukan ekspor nonmigas ke sejumlah negara di Uni Eropa seperti Belanda, Spanyol, Italia, dan lainnya senilai 191,78 juta dolar AS.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim Yusniar Juliana Nababan menjelaskan sejumlah barang nonmigas yang diekspor antara lain bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani atau nabati, bahan kimia anorganik, bahan kimia organik, aneka produk kimia, kayu dan barang dari kayu atau arang kayu, serta ikan atau hewan lain dari air.

Secara keseluruhan, total nilai ekspor dari Kaltim, baik migas atau nonmigas, pada Januari – April 2023 mencapai 9,48 miliar dolar atau naik 8,87 persen dibanding periode sama pada 2022 senilai 8,7 miliar dolar.

Baca Juga :  Bagian Kesra Setkab Kukar Menggelar Rapat Pembahasan Safari Subuh dan Ramadan

“Rinciannya adalah ekspor ke Belanda senilai 59,93 juta dolar, Spanyol 49,28 juta dolar, Italia 35,37 juta dolar, dan ke Uni Eropa lainnya 47,19 juta dolar,” ujar Yusniar Juliana Nababan.

Yusniar mengatakan ekspor nonmigas senilai 191,78 juta dolar AS itu mengalami penurunan 11,26 persen ketimbang periode Januari – April 2022 sebesar 216,11 juta dolar AS.

Sementara, nilai ekspor nonmigas ke 13 negara tujuan Eropa dan lainnya, pada April 2023 sebesar 2,07 miliar dolar AS, mengalami penurunan 296,42 juta dolar atau 12,48 persen jika dibandingkan Maret 2023.

Baca Juga :  BRIDA Kukar Menggelar Seminar Pendahuluan Kajian Penyediaan Air Bersih di Sekitar Wilayah IKN

Kemudian ekspor ke Jepang turun sebesar 93,64 juta atau minus 40,50 persen, yakni dari 231,19 juta dolar pada Maret menjadi 137,55 juta dolar AS.

Pada kawasan Uni Eropa, lanjut Yusniar, nilai ekspor Provinsi Kaltim sebesar 58,87 juta atau 79,11 persen. Demikian pula pada kawasan Asia Tenggara yang mengalami penurunan sebesar 40,45 juta dolar atau 8,22 persen.

“Kondisi tersebut terutama dipengaruhi oleh penurunan nilai ekspor ke beberapa negara tujuan utama seperti ke Tiongkok yang turun sebesar 108,21 juta dolar atau 12,62 persen, dari 857,44 juta dolar menjadi 749,22 juta dolar,” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wakil DPRD Kukar Serahkan Bantuan Papan Interaktif kepada Puluhan Desa

Pemerintah

13 Ribu Warga Kukar Masuk Kategori Miskin Ekstrem, Pemerintah Petakan Data untuk Intervensi Penanganan Cepat

Advertorial

Bupati Kukar Serahkan Sarana Peribadatan di Masjid Al Kahfi Kelurahan Loa Ipuh

Advertorial

Sekda Kukar Membuka Survei Akreditasi RSUD AM Parikesit

Pemerintah

Wabup Rendi Solihin Pastikan Tahun 2023 Tidak Ada Lagi Bangunan Posyandu Tidak Layak Pakai

Advertorial

Desa Berstatus Mandiri di Kukar Bertambah, 30 Desa lagi Menerima Penghargaan dari Bupati

Advertorial

Desa Mandau Dalam Melakukan Study Tiru ke Kukar Untuk Maksimalkan Potensi Desa

Advertorial

Tim Shorinji Kempo Kukar Ikuti Kejuaraan di Jepang, Sekda Pesan Jaga Kekompakan dan Kebersamaan