Home / Advertorial / Pemerintah

Senin, 20 November 2023 - 22:13 WIB

Pemkab Kutim Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Bagi Aparatur Desa

Bimtek Peningkatan Kapasitas Bagi Aparatur Desa

Bimtek Peningkatan Kapasitas Bagi Aparatur Desa

KUTAI TIMUR, eksposisi.com –  Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman meminta kepada aparatur desa se-Kutim, untuk berbenah diri. Salah satunya merapikan perencanaan administrasi dan lainnya di desanya masing-masing.

Hal itu dikatakannya ketika membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas bagi aparatur desa, dalam penguatan perencanaan pembangunan daerah yang digarap Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Timur (Kutim), di Hotel Mercure, Samarinda, Senin (20/11/2023).

Melalui Bimtek ini ujar Ardiansyah, perencanaan desa harus benar-benar dilaksanakan dengan baik. Jangan sampai ada perencanaan desa yang lepas dari hal-hal yang bisa mendukung program pemerintah ke depannya.

Hal itu tambahnya, dikaitkan dengan Kutim yang ditetapkan Bappenas sebagai salah satu penopang perekonomian di Ibu Kota Nusantara (IKN) mendatang. Tentunya perencanaan itu mampu menunjukkan keunggulan di setiap desanya.Guna menghadapi hal tersebut, kita harus bisa dan mampu meninggalkan batu bara sebagai unggulan ke depan. Sebab, Bappenas tidak memasukkan ‘emas hitam’ tersebut ke dalam program penopang ekonomi IKN.

Baca Juga :  Ketua DPRD Harap Santri Bersholawat Jadi Agenda Tahunan di Kutim

“Masing-masing desa harus bisa menunjukkan keunggulannya. Sehingga ke depannya mampu menjadi pendukung penopang perekonomian Kutim terhadap IKN,” ujar Ardiansyah.

Dikatakan Ardiansyah, pemerintah ingin cepat beralih ke industri pengolahan selain batu bara. Da meyakini, masing-masing desa di Kutim sudah memiliki unggulan. Maka dari itu harus dipopulerkan dan menjadi produk andalan.

“Seperti Desa Himba Lestari yang menjadi desa nanas. Karena memiliki buah nanas yang melimpah dan menjadikan unggulannya,” kata Ardiansyah di hadapan Kepala DPMDes Kutim Yuriansyah T, Camat Kongbeng Jumran dan para peserta Bimtek.Jadi, tambahnya, mulai sekarang masing-masing desa harus segera memberikan unggulan produk. Apa yang direncanakan dan unggulkan diharapkan menjadi masterplan pembangunan di masing-masing desa.

Baca Juga :  SMPN 10 Loa Kulu Ikuti Pelatihan yang Diselenggarakan Google

Kepala Bappeda Kutim Noviari Noor mengatakan, Bimtek ini dihelat untuk memberikan pembekalan mekanisme perencanaan mulai dari desa. Karena ini juga menjadi kepentingan perencanaan di tingkat kabupaten.

“Artinya kita bisa menyinkronkan dari hirarki paling atas RPJMN, RPJMD Kaltim sama RPJMD Kabupaten Kutai Timur sampai ke RPJM tingkat kecamatan dan desa. Itu harus sinkron. Itulah tujuannya sebenarnya,” urai Noviari didampingi Sekretaris Idham Cholid dan Kabidnya.

Noviari menambahkan Bimtek ini diikuti 121 desa yang dihadiri Sekretaris Desa dan Kepala Desa. Jadi ada 18 desa yang tak hadir karena kendala suatu hal. Kegiatan berlangsung selama tiga hari mulai Senin (19/11/2023) sampai Rabu (22/11/2023). Kegiatan ini mendatangkan narasumber dari Dirjen Biro Pembangunan Daerah Kemendagri Han Budi Setiawan. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Tegaskan Pentingnya Pembentukan Desa Baru di Kutim untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Advertorial

Program Padat Karya Produktif Usulan Kelurahan Maluhu Akhirnya Terealiasi

Bisnis

Bertemu Forum Pedagang, Bupati Kukar Tinjau Kesiapan Operasional Pasar Tangga Arung

Advertorial

Sekda Kukar Dampingi Anggota MPR RI Meninjau Pelaksanaan MBG di Tenggarong

Advertorial

DPRD Kaltim Anggap Pentingnya Program Gratispol Pendidikan dari Pemprov

Advertorial

Meriahkan HUT ke-21 Partai Demokrat, AFD Tutup Turnamen Bola Voli AHY Cup 2022

Advertorial

Pemdes Perian Berupaya Mengembangkan Wisata Air Terjun, Diharapkan Bisa Menambah PADes

Advertorial

Nyaman Bejukut, Program DKP Bantu Nelayan untuk Mandiri dan Produktif