Home / Pemerintah

Selasa, 13 Februari 2024 - 13:58 WIB

Pj Gubernur Kaltim Ingin Genjot Sektor Pertanian Sebagai Upaya Menjadi Wilayah yang Berdaulat

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Sebagai wilayah yang kaya akan Sumber Daya Mineral. Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yang juga menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) masih berupaya untuk menjadi wilayah berdaulat. Tanpa ada ketergantungan dengan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui tersebut.

Salah satu upaya pemerintah di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota untuk mewujudkan ini adalah menggenjot sektor pertanian.

Hal ini diungkapkan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik saat berkunjung ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (12/2). Tepatnya di green house KTNA dan KWT Kecamatan Tenggarong di Waduk Panji Sukarame. Untuk melihat langsung melon varietas golden KI hasil budidaya mereka bersama para pejabat Kukar. Serta menyaksikan nota kesepahaman antar Pemprov Kaltim, Pemkab Kukar dan Bankaltimtara terkait program Kredit Kukar Idaman (KKI).

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi D DPRD Kutim akan Melakukan Kegiatan Serap Aspirasi di Dapil Dua

“Sampai saat ini sayur maupun keperluan pangan masih bergantung dengan luar daerah. Kaltim, khususnya di Kukar ini memiliki banyak kawasan pertanian. Dan meski ada yang bilang banyak lahan tidurnya, itu salah. Orangnya yang tidur, jadi kita di pemerintah harus membangunkannya dengan memberi stimulant seperti bantuan,” kata Akmal.

Terbukti kayanya Kaltim akan minyak dan gas (Migas). Akmal mengibaratkan kekayaan ini sebagai “Barang Tuhan Bagi Rata”, yang jika disingkat menjadi Batu Bara.

Berarti, adalah anugerah yang bisa habis jika pengelolaannya tidak tepat. Untuk itu, sektor pertanian tengah didorong pemerintah se-Kaltim. Yakni dengan memberi stimulan seperti pemberian modal, hingga pelatihan keterampilan dan fasilitasi terhadap petani.

“Memang persoalan yang dihadapi juga berada di pemasaran produk petani. Untuk itu saya minta kolaborasi, karena kasian jika petani kita dorong untuk produksi, tapi pemasaran tidak kuat. Yang dilakukan Pemkab Kukar ini sudah menjadi langkah yang bagus,” tutup Akmal.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Hibahkan Tanah Untuk BPS

Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan bahwa sektor pertanian terus didorong. Selain penguatan petani, juga penyediaan modal melalui program KKI. Yang kini hadir untuk petani, peternak hingga nelayan yang ada di Kukar. Dan dikuatkan dengan kerjasama antar Pemprov Kaltim dan Bankaltimtara. Serta memberi pemahaman agar masyarakat tidak berkegantungan dengan tengkulak.

“Jadi saya berharap konsistensi saja. Karena catatan kami ada miskomunikasi kepada masyarakat, jadi perlu dioptimalkan saja sosialisasinya ke 20 kecamatan Kukar,” pungkas Edi. (adm)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ikuti Donor Darah, Diskominfo Kukar Berpartisipasi Sukseskan PMI Idaman

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Hadiri Pengukuhan Anggota Paskibraka Kabupaten

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60

Infrastruktur

Cegah Bencana Hidrometeorologi Kementerian Kehutanan Pulihkan Lahan Kritis di Kaltim

Advertorial

Pelajar SMA Negeri 1 Rantau Pulung Raih Peringkat 3 DPSH Tingkat Provinsi Kaltim Tahun 2023

Advertorial

Disdikbud Kukar Ajak Masyarakat Ikut Berperan Majukan Kebudayaan, 10 Objek Pemajuan Kebudayaan Ditetapkan

Advertorial

Bupati Kukar Membuka Acara Pembentukan REDKAR Kecamatan Tenggarong

Advertorial

Pembangunan Desa di Kukar Menoreh Hasil, IDM Meningkat 0,776 Persen