Home / Advertorial / Pemerintah

Kamis, 9 Mei 2024 - 08:11 WIB

Bupati Kukar Ingin Peran KWT Optimal Membantu Penguatan Pangan

Edi Damasnyah - Bupati Kutai Kartanegara

Edi Damasnyah - Bupati Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah yang juga pembina Kelompok Wanita Tani (KWT) ingin peran lembaga tersebut berkontribusi untuk daerah. Dia menyebutkan KWT merupakan salah satu mitra Pemkab dan wadah berkumpulnya para wanita karier yang memiliki struktur kepengurusan di kecamatan, kelurahan dan desa, yang bergelut di bidang pertanian.

“Kalau melihat AD/ART-nya sebenarnya yang lebih penting anggotanya para wanita tani yang ada di kelurahan/desa, dan ibu–ibu sebagai pengurusnya,” ujarnya.

Edi mengingatkan agar wadah KWT itu yang selama ini berjalan sendiri-sendiri dan sangat terbatas ruang lingkup cakupannya bisa bergerak lebih bebas. Juga pemerintah lebih mudah melakukan pembinaan serta fasilitasi bantuan yang harus diberikan kepada KWT.

“Makanya saya setiap hadir dalam pelantikan KTNA maupun KWT selalu mengingatkan karena ada yang nanya apa sih tugas utama kami, jadi saya jelaskan namanya kelompok tani ya tugasnya nanam, beda dengan pedagang yang di pasar,” terangnya.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kukar Melakukan Kundapil di Kelurahan Loa tebu

Edi mengharapkan optimalisasi penguatan, karena yang ditetapkan pemkab yang berkaitan dengan program ketahanan pangan merupakan hal yang paling mendasar.

“Karena kalau pangan kita tidak kuat, maka akan terjadi gejolak sosial yang bisa mengganggu kehidupan tatanan bernegara dan berbangsa khususnya di negara kita ini” tuturnya.

Edi mengapresiasi peranan KTNA dan KWT, karena Kukar unggul dari sembilan kabupaten/kota yang ada di Kaltim dalam ketahanan pangan, sekitar 42 persen kebutuhan beras di Kaltim dari Kukar, selain itu kebutuhan pokok lainnya seperti holtikultura Kukar juga unggul dari daerah Kaltim lainnya.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Terus Berupaya Membantu Permasalahan yang Dihadapi Petani

Dirinya sudah menyampaikan kepada jajarannya khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan selaku dinas yang mengampu urusan dan leading sektor ketahanan pangan yang perlu dilakukan saat ini adalah optimalisasinya.

“Karena katakanlah KWT ini saat ini fokus pada pemanfaatan lahan pekarangan seperti yang sudah dilakukan di kecamatan, jadi sekali lagi saat ini yang kita perlukan optimalisasi,” tegasnya.

Edi berharap melalui ketua KWT kabupaten yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah memverifikasi kelompok-kelompok yang sudah ada, dan mengidentifikasi komoditas keunggulannya di kecamatan, kelurahan dan desa masing-masing.

“Setelah itu kami akan mencoba memfasilitasi bagaimana pasarnya nanti juga bisa terhubung dengan baik, ini yang akan kita lakukan bersama,” tutupnya. (adv/prokom/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Luwu Timur Pelajari Strategi Penguatan Perseroda di Kukar

Advertorial

LKBB Kartanegara Kaltim Open 2025 Diikuti Ratusan Peserta dari Sejumlah Sekolah

Bisnis

Sistem Pengelolaan Tangga Arung Square Ditata Ulang, Tarif Sewa Kios Diturunkan

Advertorial

Tingkatkan Kualitas dan Kualifikasi Guru PAUD, Disdikbud Kukar Aktif Menggelar Diklat dan Pelatihan

Advertorial

Badan Kesbangpol Kukar Aktif Sosialisasi Pendidikan Politik yang Menyasar Pemilih Pemula

Pemerintah

Pemkab Kukar Menggelar Apel Gelar Pasukan Pengembalian BKO Anggota Satlinmas

Olahraga dan Kesehatan

Dispora Kukar Melakukan Pembinaan Karakter Pemuda Melalui Dukungan Terhadap Olahraga Masyarakat

Advertorial

Pemkab Kukar Menggelar Rakor Bersama Forkopimda beserta TPID Jelang Idul Fitri 2025