Home / Pemerintah

Senin, 13 Juni 2022 - 16:03 WIB

Ngapeh Hambat : Birokrasi dan ASN Kunci Keberhasilan “Kukar IDAMAN”

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar “Ngapeh Hambat” dengan tema Birokrasi dan ASN Kunci Keberhasilan “KUKAR IDAMAN” bertempat di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Senin (13/6/22).

Ngapeh Hambat  merupakan budaya diskusi dibangun Pemkab Kukar dengan berbagai lapisan, untuk mensukseskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Edi Damansyah dan Rendi Solihin.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan kurang lebih sembilan tahun pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Kabupaten Kukar, banyak perubahan dan perbaikan birokrasi yang telah dicapai.

Dengan berbagai capaian dan prestasi namun perubahan dan perbaikan birokrasi tidak hanya berhenti pada prestasi, capaian ini memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Kukar. Karena menurutnya tuntutan masyarakat terhadap peningkatan pelayanan publik masih belum berbanding lurus dengan kesiapan dan kesigapan pelayanan publik yang Profesional dan berAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Baca Juga :  Pansus Raperda Pertanggung Jawaban APBD 2023 DPRD Kutim Siap Laporkan Hasil Pembahasan

Lanjutnya, saat ini Pemerintah Kabupaten Kukar fokus pada pencapaian Visi dan Misi Kepala Daerah serta Program Dedikasi “Kukar IDAMAN” (Kutai Kartanegara Inovatif, ber-Daya Saing dan Mandiri) sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang RPJMD Tahun 2021-2026.

Pencapaian tersebut tidak terlepas dari peran Birokrasi dan ASN Kabupaten Kukar sebagai Kunci Keberhasilan “Kukar IDAMAN” yang ditunjukan pada misi memantapkan birokrasi yang bersih, efektif, efisien dan melayani serta terus fokus agar tetap on the track mengawal capaian visi dan misi serta program dedikasi “Kukar IDAMAN”. 

Ia pun mengajak perubahan cara bekerja birokrasi dan ASN di Kukar, dari cara kerja manual menjadi cara kerja berbasis teknologi digital melalui Program Digitalisasi Pelayanan Publik (DISAPA), serta dari cara kerja birokrasi yang berbelit-belit dan menghambat, menjadi cara kerja birokrasi yang ringkas, cepat dan memberikan pelayanan yang terbaik serta solusi penyelesaian permasalahan yang dihadapi. 

Baca Juga :  DPRD Kukar Menggelar Paripurna PAW, Lima Anggota Legislatif Resmi Dilantik

“Kami berharap dukungan dan kerjasama ini juga akan mampu memberikan peningkatan kapasitas birokrasi dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara khususnya yang berkaitan dengan reformasi administrasi pemerintahan yang selama ini menjadi gambaran kondisi birokrasi kita,” ucap Edi Damansyah.

Edi Damansyah menekankan beberapa hal kepada seluruh Jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara diantaranya reformasi birokrasi merupakan sebuah keniscayaan yang harus dilakukan bersama sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. dan masyarakat menginginkan pemerintah yang cepat dan responsif untuk merespon keluhan. 

“Kutai Kartanegara membutuhkan orang-orang yang bersedia memulainya, butuh mental dan jiwa positif memulai cara-cara baru, keterampilan berpikir kritis dan fokus capaian Visi dan Misi dan Program Dedikasi Kukar IDAMAN,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Penuhi Indikator IDM, Desa Sidomukti Berhasil Mencapai Status Desa Mandiri

Advertorial

Disperindag Kutim Berkomitmen Menjaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Jelang Nataru

Advertorial

Pengurus Akuatik Kukar Dilantik, Fokus Pembinaan dan Perbaikan Fasilitas

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Pembekalan Penguatan Bagi Calon Peserta PPG Tingkat PAUD

Advertorial

Pemkab Kukar Realisasikan Program Peduli Lingkungan Melalui Pengadaan Kendaraan Operasional Pengangkut Sampah

Pemerintah

Bupati Kukar Pimpin Apel Gabungan ASN, Serahkan Arindama Keberhasilan Pembangunan dan Penghargaan Desa Berprestasi

Advertorial

DPMD Kukar Menggelar Rakor Lintas Sektor, Matangkan Persiapan BBGRM 2025

Bisnis

Disperindag Kukar Siapkan Skema Pengelolaan Industri Rumput Laut Pasca Uji Coba