Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Selasa, 5 November 2024 - 21:04 WIB

Anggota DPRD Kutim Tanggapi Regulasi Penggunaan Jalan oleh Kendaraan Berlebihan Muatan

Pandi Widianto - Anggota DPRD Kutai Timur

Pandi Widianto - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Masalah kerusakan jalan akibat kendaraan berat bermuatan berlebih atau over dimension over load (ODOL) di Kabupaten Kutai Timur kembali mendapat sorotan serius.

Anggota DPRD Kutai Timur dari Komisi C, Pandi Widianto, mengutarakan pentingnya regulasi ketat guna mengendalikan penggunaan jalan dalam kota oleh kendaraan berat, yang kerap kali memperpendek usia pakai infrastruktur jalan.

“Kita sudah mengeluarkan biaya besar untuk membangun jalan, tapi kendaraan ODOL membuat jalan yang seharusnya bertahan lama justru cepat rusak,” ujar Pandi.

Menurutnya, jika tidak ada aturan yang ketat, infrastruktur jalan akan terus mengalami kerusakan dan memerlukan biaya pemeliharaan yang besar.

Pandi juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap kendaraan berat yang melintas di jalan-jalan umum, terutama di dalam kota. Ia menegaskan bahwa kondisi ini tak bisa dibiarkan karena merugikan masyarakat luas.

Baca Juga :  Bupati Kukar Serahkan Bantuan Paket Ramadan di Masjid Besar Al Ilham Kecamatan Kembang Janggut

“Kita perlu atur kendaraan berat ini supaya jalan yang sudah dibangun bisa dipakai masyarakat dengan aman dan nyaman,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pandi mengajak Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta pemerintah daerah untuk berkolaborasi menciptakan regulasi yang tegas dan dapat diterapkan secara konsisten.

“Aturan ini tidak hanya melindungi jalan, tetapi juga memastikan keamanan pengguna jalan lain,” tambahnya.

Ia berharap dengan adanya regulasi ketat, kerusakan infrastruktur jalan bisa diminimalisir sehingga masa pakai jalan dapat lebih panjang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kita ingin pembangunan jalan yang sudah dilakukan bisa bertahan lebih lama dan tidak cepat rusak,” tegasnya.

Baca Juga :  Wujudkan Kemandirian Pangan, Anggota DPRD Kukar Dorong Kolaborasi Bersama

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur, Joko Suripto, menambahkan bahwa pihaknya juga telah berupaya menertibkan kendaraan berat yang melebihi kapasitas melalui operasi gabungan bersama pihak terkait.

“Kami melakukan operasi penertiban secara berkala, bekerja sama dengan Polres Kutim, PM AD, dan pihak lainnya. Ini adalah langkah nyata untuk menjaga ketertiban kendaraan berat di wilayah Kutai Timur,” jelas Joko.

Selain itu, Joko mengimbau para pengendara kendaraan berat untuk menaati aturan yang berlaku dan tidak memaksa kendaraan membawa muatan berlebih.

“Kami mengingatkan kepada pengemudi angkutan barang agar tidak melanggar aturan batas muatan, karena bisa membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Pengelolaan Sampah Tenggarong Masih Bertumpu pada TPA Bekotok

Advertorial

Lurah Maluhu Terima Kunjungan Kepala Desa Jantur, Tukar Informasi Terkait Program Karang Taruna

Pemerintah

Kukar Perkuat Ketahanan Budaya Dalam Menyongsong Transformasi IKN

Advertorial

Bupati Kukar Serahkan Bantuan Paket Ramadan Bagi Masyarakat Desa Kahala

Advertorial

Diskominfo Staper Kutim Gelar Rakor Penerapan Smart City

Olahraga dan Kesehatan

Angka Stunting di Kukar Turun Jadi 12,6 Persen, Bupati Tegaskan Evaluasi Harus Lebih Detail hingga Tingkat Desa

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Melakukan Safari Subuh Sekaligus Melepas Jemaah Haji Asal Kukar

Advertorial

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Soroti Sejumlah Aset Pemprov yang Tidak Terurus