Home / Advertorial / Pemerintah

Minggu, 24 November 2024 - 10:16 WIB

Fraksi Golkar DPRD Kutim Sampaikan Pentingnya Alokasi Anggaran untuk Pendidikan 20 Persen

Penyampaian pandangan Fraksi Golkar pada Rapat Paripurna DPRD Kaltim

Penyampaian pandangan Fraksi Golkar pada Rapat Paripurna DPRD Kaltim

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Perwakilan Fraksi Golongan Karya (Golkar) dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Hasna sampaikan pentingnya alokasi anggaran pendidikan sebesar 20% dari Anggaran Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025, sesuai dengan Permendagri No. 15 Tahun 2024.

“Ketentuan ini harus diupayakan sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk sinkron dengan Rencana Kerja Pemerintah,” ungkapnya.

Hal tersebut di sampaikan dalam rapat paripurna ke-20 masa persidangan ke-1 tahun sidang 2024/2025, ruang sidang utama DPRD Kutim, Jumat (22/11/2024).

Hadir dan disaksikan oleh ketua DPRD Kutim, Jimmy, Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Poniso Surryo Renggono dan 23 anggota dewan serta masing-masing perwakilan unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kutim.

Baca Juga :  DPTPH Kaltim Menggelar Festival Pangan Lokal, Pamerkan Olahan Makanan B2SA

Lebih lanjut, Hasna menegaskan bahwa alokasi anggaran pendidikan yang memadai sangat penting untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

“Kami percaya bahwa investasi dalam pendidikan adalah investasi untuk masa depan, dan ini sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Anggota komisi C itu juga menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan laporan yang jelas dan terperinci mengenai penggunaan anggaran pendidikan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa alokasi anggaran yang tepat akan berdampak positif pada kualitas pendidikan di Kutai Timur.

“Dengan anggaran yang cukup, kita dapat meningkatkan fasilitas pendidikan, pelatihan guru, dan program-program yang mendukung siswa,” jelasnya.

Baca Juga :  MK Perbolehkan Kampanye di Fasilitas Pendidikan, Anggota DPRD Kaltim Minta KPU Sediakan Juknis yang Jelas

Pihaknya imbau semua pihak untuk berkolaborasi dalam mencapai target ini.

“Kami berharap semua elemen masyarakat, termasuk orang tua dan guru, dapat berperan aktif dalam mengawasi dan mendukung penggunaan anggaran pendidikan,” ujarnya.

Dirinya berharap, bahwa catatan dan masukan yang mereka sampaikan dapat menjadi referensi dalam pembahasan Rancangan APBD.

“Mohon kiranya catatan dan masukan Fraksi Golkar dapat dijadikan pertimbangan dalam pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025,” harapnya.

Ia mengaku berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran yang sesuai.

“Kami yakin, dengan alokasi yang tepat, kita dapat menciptakan generasi yang lebih baik dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Evaluasi Tata Kelola Disorot, Pemkab Kukar Siapkan Penertiban Menyeluruh di Tangga Arung Square

Advertorial

Sekda Kukar Membuka Pelatihan Kejuruan yang Diselenggarakan Distransnaker

Pemerintah

Bupati Kukar Ungkap Temuan BPK, ASN Terima Honor 900 Kali Dalam Setahun Totalnya Rp9,5 Miliar

Advertorial

Dinas PU Kukar Bangun Jalan Sepanjang 500 Meter di Desa Teluk Bingkai

Advertorial

Tingkatkan Keselamatan Pengendara di Jalan Raya, Dishub Kutim Terus Melakukan Razia

Bisnis

DPRD Kukar Akan Panggil Bankaltimtara, Soroti Pengelolaan Keuangan dan Distribusi Pinjaman

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Prioritaskan Pemberdayaan Perempuan dan Pemuda

Advertorial

Desa Muara Tenggelam Berhasil Masuk Tiga Besar Pemanfaatan Toga dan Akupresur Tingkat Provinsi