Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Minggu, 8 Juni 2025 - 09:02 WIB

Anggota DPRD Kaltim Sebut Belum Mendapat Kejelasan Terkait Program Kuliah Gratis dari Pemprov

Nurhadi Saputra -  Anggota DPRD Kaltim

Nurhadi Saputra - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Nurhadi Saputra, menyoroti program kuliah gratis “Gratispol” yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Ia menilai program tersebut masih minim kejelasan teknis dan belum memiliki dasar hukum yang kuat.

Ia menyebut euforia peluncuran program tersebut tidak dibarengi dengan informasi yang jelas, terutama menyangkut sasaran penerima, mekanisme pendaftaran, dan teknis pembiayaan. Ia menegaskan, hal ini memicu kebingungan di masyarakat.

“Pertanyaan di lapangan masih banyak. Apakah benar-benar gratis untuk semua mahasiswa di Kalimantan Timur, atau hanya untuk masyarakat kurang mampu? Ini belum ada kejelasan,” ujar Nurhadi.

Baca Juga :  Kreatifitas SDN 005 Tenggarong, Membuat Karya Seni Dari Barang yang Sudah Tidak Terpakai

Ia juga mempertanyakan batasan antara program kuliah gratis dan skema beasiswa. Menurutnya, jika program ini dikategorikan sebagai beasiswa, maka harus ada indikator seleksi seperti prestasi atau kondisi ekonomi.

“Kalau dikatakan kuliah gratis untuk semua, maka seharusnya tidak ada syarat. Tapi jika beasiswa, tentu ada kriteria. Ini yang perlu ditegaskan,” katanya.

Ia mengungkapkan, hingga kini pihaknya belum mendapat penjelasan resmi dari eksekutif soal teknis pelaksanaan Gratispol, termasuk apakah program tersebut berlaku untuk mahasiswa baru saja atau juga mahasiswa aktif.

“Kami belum tahu bagaimana skemanya untuk mahasiswa yang sudah di semester lanjut. Ini yang harus segera dijawab oleh pemerintah provinsi,” tegasnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Ungkap Sejumlah Pihak Berikan Masukan untuk Perda Pencegahan HIV/AIDS di Kutim Dalam Hearing

Ia juga menyoroti minimnya komunikasi antara tim transisi yang ditunjuk gubernur dan DPRD. Ia mengaku hingga kini belum mengetahui siapa saja anggota tim tersebut dan bagaimana peran mereka dalam menyusun pelaksanaan program.

Ia mendesak agar Pemprov Kaltim segera menyusun Peraturan Daerah (Perda) terkait Gratispol. Menurutnya, tanpa perda, program ini akan rentan berubah tergantung kepala daerah yang menjabat.

“Program ini bagus dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Tapi harus diperkuat lewat perda agar berkelanjutan dan tidak hanya jadi janji politik,” tutupnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi PDI-P DPRD Kutim Apresiasi Capaian Pendapatan APBD 2023 yang Melebihi Target

Advertorial

Pejabat Pemerintah dan Kerabat Kesultanan, Hingga Warga Makan Bersama Dalam Acara Beseprah

Olahraga dan Kesehatan

Dispora Kukar Melakukan Pembinaan Karakter Pemuda Melalui Dukungan Terhadap Olahraga Masyarakat

Advertorial

Dinas PU Bangun dan Perbaiki Jembatan di Sejumlah Kecamatan di Kukar

Advertorial

Apel Pencanangan BBGRM ke-22 di Kukar, Bupati Sebut Budaya Gotong Royong Melekat Dalam Kehidupan Sehari-hari

Advertorial

Kepala Dinas Kesehatan Kutim Sebut Pentingnya Intervensi 1.000 Hari Pertama Kehidupan Dalam Pencegahan Stunting

Advertorial

DPRD Kukar Sidak Revitalisasi Pasar Tangga Arung, Pembangunan Selesai Sesuai Target

Industri

Pemkab Kukar Sosialisasikan SK Tim Identifikasi Lahan di Areal HGU PT Budiduta Agromakmur