Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Jumat, 9 Agustus 2024 - 15:49 WIB

Anggota DPRD Kutim Dorong Peran Aktif Pemerintah Perluas Pasar Bagi Petani Lokal

Faizal Rachman - Anggota DPRD Kutai Timur

Faizal Rachman - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Dalam upaya memajukan sektor pertanian di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Anggota DPRD Kutim menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para petani lokal. Langkah ini dianggap krusial untuk mendukung penjualan hasil pertanian sekaligus membangun kemitraan yang kuat dengan berbagai pihak terkait.

Hal ini diutarakan oleh Faizal Rachman, anggota Komisi B DPRD Kutim, saat di temui rekan media diruang kerjanya di Kantor DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (01/08/2024).

Ia menekankan bahwa kemudahan akses pasar bagi petani merupakan salah satu langkah strategis yang harus diambil pemerintah.

“Petani lokal perlu didukung dengan akses pasar yang lebih luas dan mudah, serta subsidi dalam proses produksi seperti penyediaan pupuk dan bibit,” ujar Faizal Rachman,

Baca Juga :  Pemkab dan KNPI Kukar Tegaskan Peran Pemuda Krusial Dalam Pembangunan Daerah

Faizal juga menyoroti tantangan yang dihadapi petani jika harga bibit dan pupuk terlalu tinggi. Menurutnya, tanpa bantuan pemerintah, biaya produksi yang tinggi akan menyulitkan petani untuk bersaing di pasar. “Jika biaya produksi tidak ditekan, petani akan kesulitan bersaing karena modal mereka habis hanya untuk produksi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Faizal menegaskan bahwa pemerintah harus mengambil peran aktif dalam mengatur dan mengawasi pasar agar harga komoditas pertanian tidak mengalami lonjakan yang dapat merugikan petani.

“Intervensi pemerintah sangat diperlukan, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan produksi,” tuturnya.

Baca Juga :  APBD Kukar 2026 Disetujui Sebesar Rp7,116 Triliun, Sekda Memastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Ketentuan

Ia juga menyebut bahwa meskipun pemerintah sudah memberikan bantuan dalam bentuk subsidi pupuk dan bibit, perhatian lebih perlu diberikan pada perluasan akses pasar.

“Pemerintah sudah mulai membantu dengan subsidi, namun sekarang yang penting adalah membuka peluang pasar bagi petani agar hasil pertanian mereka bisa terjual dengan baik,” ucap Faizal.

Dalam penutupnya, Faizal menegaskan bahwa kemitraan antara petani dan berbagai pihak, termasuk pemerintah, harus terus dibina untuk memastikan kesejahteraan petani di Kutim.

“Kemitraan yang kuat akan membantu petani kita untuk lebih sejahtera dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Kukar Hadiri Rapat Kerja Daerah Terkait Percepatan Penurunan Stunting

Advertorial

SMPN 2 Tenggarong Terapkan Program Sehat Bergizi di Sekolah

Advertorial

Bupati Kukar Hadiri Rapat Koordinasi Pengurus KTNA Kecamatan Tenggarong Seberang

Advertorial

Pemkab Kutim Menggelar Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan Triwulan IV 2024

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Soroti Ketergantungan Pasokan Pangan dari Luar Daerah yang Masih Terjadi

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Minta OPD di Kukar Perbaiki Proses Administrasi

Advertorial

Angka Stunting di Desa Lebak Cilong Turun 80 Persen, Berkat Intervensi Terpadu

Advertorial

Bupati Kukar Hadiri Tabligh Akbar Istighotsah Kubro di Desa Bukit Raya