Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Rabu, 7 Agustus 2024 - 21:38 WIB

Anggota DPRD Kutim Sebut Pentingnya Peran Keluarga dan Lingkungan yang Baik Tekan Kekerasan Seksual

Novel Tyty Paembonan - Anggota DPRD Kutai Timur

Novel Tyty Paembonan - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Kekerasan seksual merupakan salah satu permasalahan serius yang terus-menerus terjadi. Isu ini tidak hanya menjadi perhatian di kota-kota besar, tetapi juga terjadi di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Untuk menekankan angka kekerasan seksual yang terjadi Kutim, anggota DPRD Kutim, Novel Tyty Paembonan, mengatakan ketahanan dalam kekeluargaan harus berjalan dengan baik. Selain itu, lingkungan luar yang baik juga bisa menjadi contoh penekanan dalam kekerasan seksual.

“Untuk menekankan itu saya rasa kita harus lihat dari segala aspeknya dulu, jadi yang pertama itu dalam kekeluargaan harus baik, komunikasi dengan keluarga juga harus berjalan dengan baik,” ungkap Novel, saat ditemui awak media, di Kantor DPRD Kutim, Selasa (06/8/2024).

Baca Juga :  Realisasi PAD Pemkab Kukar Tahun 2024 Mencapai Rp800 Miliar

Menurutnya, potensi awal kekerasan seksual, baik yang terjadi di lingkungan keluarga maupun dari lingkungan luar, harus segera dilaporkan. Hal ini penting agar tindakan pencegahan bisa segera diambil dan korban mendapatkan perlindungan yang layak.

“Potensi-potensi dari lingkungan keluarga maupun dari luar, itu memang harus menjadi dekteksi dari orang-orang yang bertanggungjawab disana. Misalnya harus dilaporkan ke RT, ke masyarakat ataupun lain sebagainya bahwa memang ada potensi kekerasan seksual disana,” tegasnya.

Baca Juga :  Hasil Rapat Pleno Terbuka, Aulia-Rendi Menang PSU Pilkada Kukar dengan 209.905 Suara

Tak hanya itu, legislator dari Partai Gerindra itu mendesak pemerintah agar memasang iklan promosi cegah kekerasan seksual, serta memasang tatacara pelaporan tindak kekerasan. Sehingga instansi dan pemerintah bisa memberikan solusi yang tepat guna mencarikan jalan keluar permasalahan tersebut.

“Pemerintah harus gencar memberikan iklan promosi mencegah namanya kekerasan seksual, karena Sekarang ini masih banyak kita lihat ayah tiri perkosa anak tirinya tapi di sembunyikan, kalau terjadi kan korban bingung mau lapornya dimana. Jadi instansi-instansi terkait, kita harus perlu mencarikan jalan solusinya,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Melepas Kontingen PWI Kukar untuk Bertanding ke Porwada Kaltim di Bontang

Advertorial

Camat Berharap Pembangunan Bedungan Marangkayu Segera Terselesaikan

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Menghadiri Haul Jamak Sultan dan Raja Kutai Kartanegara Ing Martadipura

Advertorial

BPBD Kukar Turunkan Personil dan Unit Damkar, Sediakan Air dalam Prosesi Belimbur di Tenggarong

Pemerintah

Pengembalian Dana Insentif Guru Non-ASN yang Menjadi Temuan BPK Capai Rp2 Miliar

Pemerintah

Dispensasi Nikah di Kukar Menurun, Pernikahan Usia Anak Didominasi Hamil Duluan

Advertorial

Bupati Kukar Minta Camat Berikan Dukungan dan Fasilitasi Relawan PMI

Advertorial

Upaya Disdikbud Kukar Tekan Angka Putus Sekolah, Perkuat Dukungan SKB dan PAUD