Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan / Politik

Minggu, 29 Oktober 2023 - 12:51 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ungkap Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim saat mengisi acara Rembuk Pendidikan Provinsi Kaltim 2023

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim saat mengisi acara Rembuk Pendidikan Provinsi Kaltim 2023

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Fitri Maisyaroh mendorong agar semua pihak saling bekerjasama dalam memberikan pendidikan karakter sejak dini.

Menurutnya pendidikan karakter ini harus menyeluruh dan seimbang. Tidak hanya mengasah otak, tapi juga hati, jiwa, dan tubuh. Tujuannya agar generasi muda di Kaltim, punya karakter baik dan tangguh.

“Kalau kita mau punya generasi berkarakter, kita harus latihan terus. Seperti binaragawan yang latihan otot badannya. Begitu juga dengan akhlak kita, harus dilatih agar kuat dan kokoh,” kata Fitri Maisyaroh.

Ia mengatakan, ada sejumlah tantangan yang dihadapi oleh generasi muda saat ini. Misalnya, krisis moral, krisis keteladanan, dan krisis perilaku baik. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus dimulai sejak PAUD hingga perguruan tinggi.

Baca Juga :  Program Pemkab Kukar "Terang Kampongku" Meraih Penghargaan Pada Anugerah Multy Award Mulawarman University

“Kita harus memberikan pendidikan karakter yang holistik dan berkesinambungan. Kita harus memperhatikan IQ (pengetahuan), EQ (emosi), SQ (jiwa), dan PQ (fisik). Semua dimensi ini harus seimbang,” ujarnya.

Ia pun menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter generasi muda. Keluarga adalah tempat pertama dan utama bagi anak-anak untuk belajar nilai-nilai, etika, dan moral.

Menurutnya, keluarga itu sangat berpengaruh dalam membentuk karakter anak-anak. Keluarga harus memberikan contoh yang baik dan mendidik anak-anak dengan cinta kasih.

Selain keluarga, sekolah dan kurikulum juga harus mendukung proses pendidikan karakter. Sekolah harus menyediakan lingkungan yang kondusif dan kurikulum yang seimbang. Kurikulum tidak hanya mengejar prestasi akademik, tapi juga prestasi non-akademik.

Baca Juga :  SMPN 6 Tenggarong Berencana Kembangkan Pembelajaran Berbasis Lingkungan

“Kurikulum harus mengembangkan potensi anak-anak secara optimal. Anak-anak harus diberi kesempatan untuk berekspresi dan berkarya sesuai dengan minat dan bakat mereka,” paparnya.

Kemudian, ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam membentuk generasi berkarakter. Masyarakat harus memberikan dukungan dan motivasi yang positif kepada generasi muda.

Karena lingkungan masyarakat memiliki dampak besar dalam perkembangan karakter anak-anak. Makanya, kolaborasi semua unsur sangat penting untuk menciptakan generasi berkarakter tangguh dan beretika.

“Harapannya, anak-anak kita bisa memberikan kontribusi positif untuk masa depan Bangsa Indonesia,” pungkasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Transparansi Pemerintahan Melalui LKPJ Bupati Kutim 2023

Advertorial

DPRD Kutim Menggelar Acara Seru di Pantai Teluk Lombok, Lomba Asen Naga Salah Satunya

Advertorial

Peningkatan Jalan Desa Persiapan Jabdan, Kecamatan Muara Wahau Dilakukan Menggunakan Skema MYC

Advertorial

Disdikbud Kukar Bakal Perkuat Pelestarian Kebudayaan, Salah Satunya Tradisi Erau Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Dorong Tindak Lanjut Perda oleh Kepala Daerah

Infrastruktur

Sekda Sebut Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Meningkat Dampak Pembangunan IKN

Advertorial

Penanganan Kebakaran Terhambat Keterbatasan Armada, Disdamkar Kukar Usulkan Penambahan

Advertorial

Program Kukar Berkah Andalan Edi Damansyah Membawa Dampak Positif Bagi Kukar