Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Kamis, 24 September 2026 - 16:59 WIB

Bupati Kukar Hadiri Pemberian Gelar Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura kepada Anggota BPK RI

Foto bersama usai pemberian gelar dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura kepada Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Fathan Subchi (Latif/Eksposisi)

Foto bersama usai pemberian gelar dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura kepada Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Fathan Subchi (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menghadiri acara pemberian gelar dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura kepada Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Fathan Subchi.

Pemberian gelar tersebut dilaksanakan di Keraton Kutai Kartanegara Ing Martadipura pada Rabu (23/09/2026) malam. Aulia turut mendampingi Fathan Subchi dalam prosesi pemberian gelar yang dilakukan oleh pihak Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Menurut Aulia, pemberian gelar tersebut merupakan bentuk penghormatan yang diberikan Kesultanan kepada Fathan Subchi. Namun, ia menilai makna pemberian gelar tidak berhenti pada seremoni maupun penghormatan semata.

Aulia mengatakan, gelar yang diberikan Kesultanan juga membawa tanggung jawab moral bagi penerimanya untuk menjaga marwah dan nama baik Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Baca Juga :  KPU Kukar Melakukan Tahapan Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara Pilkada Serentak 2024

“Ya malam hari ini kami menemani Anggota BPK RI Pak Fathan Subchi dalam rangka mendapatkan gelar dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Tentunya kita menyambut baik dengan adanya pemberian gelar ini,” ujarnya.

Ia menilai setiap orang yang mendapatkan gelar dari Kesultanan memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga keberadaan dan kehormatan institusi Kesultanan.

Tanggung jawab tersebut, juga berkaitan dengan bagaimana penerima gelar dapat menjaga nama baik Kesultanan serta turut mendukung keberlangsungannya di tengah masyarakat.

Aulia menyebut gelar yang diberikan Kesultanan akan melekat pada nama penerimanya. Karena itu, gelar tersebut diharapkan tidak hanya dipandang sebagai sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi pengingat atas tanggung jawab yang menyertainya.

Ia berharap pemberian gelar kepada Fathan Subchi dapat semakin memperkuat hubungan antara penerima gelar dengan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Baca Juga :  Bupati Kukar Melapas 167 Jemaah Haji dari Kloter 5

Selain hubungan secara personal, Aulia juga berharap keberadaan Fathan Subchi sebagai anggota BPK RI dapat turut membawa perhatian lebih besar terhadap Kesultanan dan Pemerintah Kabupaten Kukar.

Menurutnya, perhatian tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan Kesultanan sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Kabupaten Kukar.

“Gelar yang diberikan ini melekat pada nama kita dan kita berharap dengan adanya gelar diberikan kepada anggota BPK ini maka perhatian beliau baik secara personal maupun institusi kepada pihak Kesultanan, kepada pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara itu bisa lebih meningkat,” pungkasnya. (ltf/fdl/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Terbatasnya Lapangan Pekerjaan, Dorong Entrepreneurship Jadi Solusi

Advertorial

Pansus DPRD dan BPKAD Kaltim Sepakat Raperda Pengelolaaan Keuangan Daerah Menjadi Perda

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Imbau Masyarakat Kabupaten Mahulu untuk Tidak Golput pada PSU Pilkada

Advertorial

PAD Kutim Tahun 2023 Meningkat Mencapai Rp745 Miliar, Jauh Lampaui Target yang Ditentukan

Advertorial

Bapemperda DPRD Kaltim Sedang Memproses 11 Propemperda untuk Tahun 2023

Advertorial

Balibangda Kukar Menggelar Seminar Tentang Indeks Kebahagiaan Masyarakat

Advertorial

Dispora Kukar Akan Jalankan Program 1.000 Bola untuk Anak Kukar

Advertorial

Masa Kerja Belum Efektif, Pansus Pajak Daerah dan Retribusi Daerah DPRD Kaltim Optimalkan Target