Home / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Sabtu, 19 September 2026 - 17:38 WIB

Bupati Kukar Kawal Erau Adat Kutai 2026, Jaga Keberlangsungan Tradisi Kutai

Rapat koordinasi persiapan pembukaan Erau Adata Kutai 2026 (Latif/Eksposisi)

Rapat koordinasi persiapan pembukaan Erau Adata Kutai 2026 (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura terus mematangkan persiapan Erau Adat Kutai 2026.

Persiapan yang dilakukan mulai dari rangkaian adat, persiapan spiritual, koordinasi teknis hingga penyesuaian terhadap kondisi yang berkembang menjelang pembukaan.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri turut terlibat dalam rangkaian persiapan tersebut bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Aji Muhammad Arifin, Forkopimda, perangkat daerah dan panitia.

Aulia Rahman Basri menempatkan tradisi Erau Adat Kutai sebagai bagian dari identitas masyarakat Kukar.

Menurutnya, Erau telah memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan masyarakat Kutai. Ia menyebut tradisi tersebut sebagai bagian dari identitas daerah dan berpandangan bahwa ketidakhadiran Erau dalam satu tahun dapat meninggalkan rasa kehilangan bagi masyarakat yang merasa menjadi bagian dari orang Kutai.

Erau Adat Kutai tahun 2026 ini terasa spesial karena masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) yang merupakan program Kementerian Pariwisata.

Pandangan itu berjalan beriringan dengan persiapan yang dilakukan Pemkab Kukar bersama Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, bahkan jauh hari sebelum acara di mulai.

Pada Selasa (15/9/2026), Aulia bersama Sultan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan perangkat daerah mengikuti rapat final persiapan Erau di Tenggarong.

Pertemuan tersebut membahas kesiapan rangkaian prosesi adat, jadwal dan lokasi kegiatan, pelayanan masyarakat, keamanan hingga fasilitas pendukung.

Dalam rapat itu, persiapan juga mempertimbangkan kondisi kemarau dan kualitas udara yang berkembang menjelang pelaksanaan Erau.

Persiapan tidak hanya dilakukan melalui koordinasi teknis. Pada Rabu (16/9/2026), Aulia mengikuti Salat Istisqa bersama Kesultanan di halaman Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Salat digelar sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau dan dirangkai dengan doa untuk para raja serta kerabat Kesultanan terdahulu.

Baca Juga :  Wabup Kukar Tinjau Sejumlah Proyek Hingga Berikan Ambulans di Mara Jawa dan Sangasanga

Aulia menyebut rangkaian tersebut sebagai bagian dari persiapan spiritual menjelang Erau. Menurut dia, penyelenggaraan Erau tidak hanya berkaitan dengan pelestarian seni dan budaya, tetapi juga nilai spiritual dan kebersamaan masyarakat.

Sehari kemudian, Kamis (17/9/2026), Aulia kembali mengikuti rangkaian di Kedaton melalui prosesi adat Beluluh bersama Sultan, kerabat Kesultanan, pemangku adat dan unsur terkait.

Rangkaian persiapan itu berlanjut hingga sehari menjelang acara pembukaan. Sabtu (19/9/2026), Aulia bersama Sultan dan Forkopimda kembali melakukan rapat koordinasi untuk melihat kondisi terakhir di lapangan dan menyesuaikannya dengan rangkaian kegiatan yang telah disusun.

Aulia mengatakan kabut asap sempat pekat beberapa hari sebelumnya dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) cukup tinggi. Namun, berdasarkan pemantauan Pemkab, nilainya menunjukkan kecenderungan menurun.

“Empat hari yang lalu itu terjadi asap pekat di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan ISPU yang cukup tinggi. Akan tetapi, pantauan kami setiap hari memperlihatkan nilai atau angka ISPU yang cenderung menurun,” kata Aulia.

Pembukaan Erau tetap dijadwalkan berlangsung Minggu (20/9/2026). Rangkaian sakral akan dilaksanakan di dalam ruangan, sementara seremoni pembukaan tetap digelar di Stadion Rondong Demang.

Sejumlah langkah antisipasi turut disiapkan untuk kegiatan di luar ruangan. Masker akan dibagikan kepada pengunjung. Durasi kegiatan juga akan dioptimalkan untuk mengurangi paparan udara luar selama rangkaian acara.

“Sebagai bentuk mitigasi, kami tadi menyepakati bahwa tindakan-tindakan protokol kesehatan tetap kita utamakan. Alat pelindung diri tetap kita berikan kepada para pengunjung besok hari,” ujar Aulia.

Baca Juga :  Sejumlah Penghargaan Diraih Desa Pela dari Sektor Pariwisata Hinga Pelestarian Lingkungan

Kepala Dinas Kesehatan Kukar Ismi Mufiddah mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan panitia Erau dan menyiapkan masker untuk didistribusikan melalui panitia.

“Kami juga berkoordinasi dengan panitia. Ada masker yang kami distribusikan ke panitia untuk dipergunakan untuk masyarakat mungkin, atau untuk penonton, atau mungkin juga untuk panitia,” kata Ismi.

Dinas Kesehatan turut mengimbau masyarakat menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar ruangan dalam kondisi berasap.

Selain pembagian masker, Pemkab Kukar akan melanjutkan pemantauan kondisi kualitas udara selama rangkaian kegiatan, termasuk nilai ISPU serta konsentrasi partikulat PM2.5 dan PM10.

Aulia mengatakan koordinasi bersama Kesultanan dan Forkopimda akan terus dilakukan dengan melihat perkembangan di lapangan. Pelaksanaan kegiatan dapat kembali disesuaikan apabila kondisi berubah.

“Insya Allah kami akan menyesuaikan dan mengutamakan keselamatan para pengunjung, masyarakat yang akan berpartisipasi, yang akan bersama-sama mengikuti kegiatan Erau ini,” katanya.

Di tengah berbagai kondisi yang menyertai persiapan tahun ini, Aulia mengatakan keberlangsungan rangkaian adat tetap menjadi bagian yang dijaga.

“Ini semua kita lakukan untuk menjaga rangkaian kegiatan Erau ini bisa berjalan sebagaimana mestinya dan kita menjaga kelestarian adat budaya yang ada di tempat kita,” ujarnya.

Erau Adat Kutai 2026 mulai memasuki rangkaian utama pada Minggu. Sebelum pembukaan, persiapannya telah berlangsung melalui koordinasi Pemkab dan Kesultanan, rangkaian adat dan spiritual, hingga penyesuaian teknis terhadap kondisi di lapangan. (adm/fdl/adv)

Share :

Baca Juga

Hukum - Kriminal

Penyelesaian LPP KELAS IIA Tenggarong Butuh Tambahan Anggaran Rp20 Miliar

Advertorial

Kolaborasi PU Kukar Dengan Dua OPD Untuk Bangun Pabrik Kelapa di Wilayah Pesisir

Pemerintah

Pemkab Kukar Kaji Penetapan Status Darurat Bencana, Anggaran Penanganan Karhutla Bisa Dialihkan

Advertorial

Ikuti Donor Darah, Diskominfo Kukar Berpartisipasi Sukseskan PMI Idaman

Advertorial

Habib Syech Dipastikan Hadiri Kukar Bersholawat Jilid 2, Wakil Bupati Kukar Pastikan Acara Berjalan Lancar

Advertorial

Sebulan Dibuka Objek Wisata Pulau Kumala Hasilkan Omzet Rp70 Juta

Pemerintah

Telat Dibayar, Insentif Guru Honorer Kukar Segera Cair

Advertorial

Sekda Pimpin Apel Rutin, Ungkap Sejumlah Pesan Penting Bagi ASN di Lingkungan Pemkab Kukar