Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Kamis, 26 Oktober 2023 - 20:14 WIB

Bupati Kukar Minta Manajemen Perusahaan Maksimalkan Partisipasi Pemilih Dengan Kebijakan

Edi Damansyah - Bupati Kutai Kartanegara

Edi Damansyah - Bupati Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Jumlah tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai masih minim dan belum maksimal. Hal itu disampaikan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah usai pelaksanaan Rapat Koordinasi (rakor) persiapan pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang berlangsung di Pendopo Odah Etam beberapa waktu lalu.

Ia menyebut, tingkat partisipasi pemilih yang belum maksimal, khususnya bagi kecamatan yang kawasannya terdapat aktivitas perusahaan. Faktor penyebabnya, banyak karyawan yang bekerja di perusahaan tidak bisa meluangkan waktu untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS).

Salah satu contoh yang disampaikan, jika di area perusahaan sawit terdapat TPS, maka itu tidak menjadi kendala bagi karyawan. Namun, jika TPS yang bersangkutan lokasinya terdaftar di desa, maka hal itu bisa menjadi kendala. Belum lagi jarak antara desa dan area perushaan yang cukup jauh, tentu hal itu memerlukan waktu bagi karyawan menuju desa untuk menyumbangkan suaranya di TPS.

Baca Juga :  DPMD Kukar Menggelar Evaluasi Perkembangan Desa

“Daerah ini banyak karyawan perusahaan, mereka mengaku takut mendapatkan sanksi pemotongan pendapatan jika tidak masuk kerja,” kata Edi Damansyah.

Mengatasi persoalan tersebut, ia pun meminta agar perusahaaan dapat berperan dalam memberikan keringanan kepada karyawannya, khususnya kepada warga lokal. Sehingga, mereka bisa menyalurkan hak suaranya pada saat pesta demokrasi yang akan digelar pada 2024 mendatang.

Baca Juga :  33 Pejabat Pemkab Kukar Seleksi JPTP Melalui Tes Mengaji

“Kami minta betul-betul nanti peran sertanya memberikan waktu kepada karyawan saat jam pagi untuk mencoblos ke TPS, nanti siangnya bisa untuk kembali bekerja,” katanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) saat ini juga tengah gencar melakukan sosialosasi di beberapa kecamatan untuk meningkatkan jumlah partisipasi pemilih, termasuk di daerah yang wilayahnya terdapat aktivitas perusahaan.

“Jika penyebab rendahnya partisipasi pemilih karena faktor kebijakan perusahaan kepada karyawan, ini harus dicek validitasnya dan segera mendapatkan solusi. Ada sisi komunikasi yang perlu diperbaiki,” tutupnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Kukar Meresmikan Kios Pengendalian Inflasi dan Pos Kesehatan Berbasis Masjid

Advertorial

Pemkab Kutim Harpkan BUMDES Jadi Mesin Ekonomi Utama di Tengah Masyarakat

Advertorial

Pembangunan Pabrik Rumput Laut di Kecamatan Muara Badak Dapat Dukungan Masyarakat

Advertorial

Guna Meningkatkan Keselamatan di Jalan Raya, Dishub Kutim Berkomitmen Tegakkan Aturan Ketat Kendaraan Over Load

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram di Sangatta

Pemerintah

Kukar Juara Umum MTQ Kaltim Lima Kali Berturut-turut, Piala Diarak Keliling Sebagai Bentuk Euforia

Advertorial

Bupati Kukar Melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Tenggarong

Advertorial

SDN 010 dan 011 Muara Muntai Mendapat Bantuan Biaya Peningkatan Bangunan Gedung