Home / Infrastruktur / Pemerintah

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:40 WIB

Bupati Kukar Resmikan Kantor Camat Tenggarong Seberang, Tegaskan Pelayanan Masyarakat Harus Prioritas

Peresmian Kantor Camat Tenggarong Seberang (Latif/Eksposisi)

Peresmian Kantor Camat Tenggarong Seberang (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan Safari Ramadan yang dirangkai dengan peresmian Kantor Camat baru Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Sabtu (28/02/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan komitmen pelayanan publik di tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa peresmian kantor camat bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Ia menyambut baik langkah camat yang segera mengoperasionalkan gedung baru tersebut.

“Saya agak tenang karena yang dikeluhkan tadi lebih kepada internal aparat. Kalau yang kurang itu untuk masyarakat, mau tak mau harus segera kita penuhi,” ujarnya.

Aulia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh mengalami kemunduran. Menurutnya, begitu menyangkut kebutuhan warga, pemerintah harus bergerak cepat tanpa menunda.

“Kalau sudah pelayanan dengan masyarakat, itu tidak ada gigi mundurnya. Itu harus kita prioritaskan,” tegasnya.

Baca Juga :  Atasi Maraknya Pelecehan Seksual dan LGBT, DPRD Kukar Berencana Membentuk Perda

Ia juga menyinggung sejumlah fasilitas penunjang kantor, mulai dari kendaraan operasional hingga penataan taman. Bupati bahkan meminta agar kebutuhan dasar seperti kursi tunggu pelayanan administrasi segera dipastikan tersedia agar masyarakat merasa nyaman saat mengurus dokumen.

Selain itu, ia berpesan agar Balai Pertemuan Umum (BPU) di lingkungan kantor camat dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa aset pemerintah bukanlah fasilitas eksklusif bagi aparatur semata.

“Jadikan aset pemerintah itu sebagai aset yang bisa digunakan masyarakat. Mau acara pernikahan, silakan. Mau kegiatan desa, silakan. Asal sesuai aturan dan dijaga ketertiban serta keamanannya,” katanya.

Menurutnya, seluruh fasilitas pemerintah pada hakikatnya adalah milik rakyat. Karena itu, pola pikir eksklusif dalam penggunaan aset negara harus ditinggalkan demi pelayanan yang lebih inklusif.

Baca Juga :  DPPKB Kutim Menggelar Khatam Al-Quran, Tingkatkan Spiritualitas dan Kebersamaan

Dalam kesempatan tersebut, Aulia juga menjelaskan bahwa Safari Ramadan menjadi ajang untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pembangunan yang sesuai kebutuhan warga, yang hanya bisa dicapai jika kepala daerah dan jajaran rutin turun ke lapangan.

Ia menyebut Tenggarong Seberang sebagai salah satu barometer pembangunan di Kukar, mengingat luas wilayah dan karakter tata kelola desa yang dominan. Keberhasilan memimpin wilayah ini, menurutnya, menjadi indikator kapasitas kepemimpinan yang kuat.

Ia mengajak seluruh kepala desa, ketua RT, tokoh masyarakat, dan stakeholder untuk berkolaborasi menyukseskan visi besar Kukar Idaman Terbaik 2025–2030.

“Pembangunan ini tidak bisa berjalan kalau kita tidak berkolaborasi. Kita harus bahu-membahu, bergandengan tangan untuk mensukseskan program Kukar Idaman Terbaik,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Event Balap Ketinting di Desa Embalut Meningkatkan Penghasilan UMKM

Advertorial

Disdikbud Kukar Mengusulkan Masjid Jami Aji Amir Hasanuddin Jadi Cagar Budaya Nasional

Advertorial

KPU Kukar Telah Menerima Sejumlah Distribusi Logistik Pilkada Serentak 2024

Pemerintah

DPRD Kaltim Libatkan Perusahaan Media Dalam Penilaian BK Award

Advertorial

Disdikbud Kukar Mengajak Peserta Didik Semangat untuk Memeriahkan Peringatan Hardiknas 2025

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Tanggapi Usulan Perda Pemerintah dan Dewan

Advertorial

Asisten I Setkab Kukar Melepas Ratusan Jemaah Haji Kukar

Infrastruktur

Dinas PU Kukar Percepat Penanganan Jalan Penghubung Kota Bangun–Kenohan, 7 Titik Rusak Parah Jadi Prioritas