Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 18:33 WIB

Disdikbud Kukar Gelar Gladi Bersih ANBK, Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Jaringan

Pujianto - Plt Sekretaris Disdikbud Kukar

Pujianto - Plt Sekretaris Disdikbud Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) saat ini sedang melaksanakan gladi bersih pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Hal ini disampaikan oleh Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, saat ditemui pada Rabu (20/8/2025).

Pujianto menjelaskan bahwa ANBK merupakan program evaluasi pendidikan yang wajib diikuti seluruh satuan pendidikan, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga pendidikan kesetaraan.

Namun untuk jenjang PAUD, tidak ada asesmen nasional melainkan Survei Lingkungan Belajar yang juga berlaku bagi semua jenjang pendidikan.

“Fungsi asesmen nasional ini bukan untuk mengukur kompetensi siswa maupun guru, melainkan sebagai pemetaan sejauh mana penjaminan mutu pendidikan sudah tercapai. Nanti hasilnya akan menjadi rapor sekolah dan rapor daerah, yang selanjutnya dijadikan dasar penyusunan program, termasuk perencanaan RKA di sekolah maupun di Disdikbud,” jelas Pujianto.

Baca Juga :  Erau Adat Kutai 2026 Siap Digelar, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Minta Pendampingan Kejaksaan

Menurutnya, tahapan pelaksanaan ANBK dimulai dari sinkronisasi jaringan dan aplikasi, kemudian dilanjutkan gladi bersih, hingga nantinya pelaksanaan resmi

Untuk saat ini, pelaksanaan gladi bersih sedang dilakukan di jenjang SMP dan Paket B, sementara Paket C sudah lebih dulu melaksanakan asesmen.

Terkait kendala, Pujianto menilai saat ini hambatan sudah semakin minim. Infrastruktur pendidikan di Kukar disebut sudah cukup memadai, mulai dari ketersediaan komputer hingga perangkat Chromebook. Meski demikian, beberapa titik sekolah masih membutuhkan dukungan perbaikan jaringan.

Baca Juga :  Kesbangpol Kukar Lakukan Uji Publik Raperda Terkait Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba

“Sekarang banyak sekolah yang sudah bisa menggunakan sistem online langsung, jadi lebih praktis. Kalau semi online, jawaban siswa ditampung dulu di server lokal, baru kemudian dikirim ke pusat. Tapi kalau jaringan bagus, sekolah bisa langsung online sehingga lebih cepat dan efisien,” terangnya.

Ia mengatakan, gladi bersih ANBK dilaksanakan secara berjadwal, bukan serentak di seluruh sekolah. Dengan demikian, setiap satuan pendidikan bisa lebih siap menghadapi asesmen nasional sesuai jadwal yang telah ditentukan. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Sukseskan Program K3F, Dispar Kukar Targetkan 20 Event Dalam Setahun

Advertorial

Sejumlah ASN di Lingkungan Pemkab Kukar Ikuti Seleksi MTQ antar OPD

Bisnis

Pemkab Kukar Cairkan Pinjaman Rp820 Miliar di Bankaltimtara, Pembayaran Utang Rekanan Ditarget Tuntas Sebelum Lebaran

Advertorial

Sekda Kukar Ingin Pengangkatan PPPK Dilakukan Sesuai Ketentuan Undang-undang

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Apresiasi dan Beri Dukungan Penyelenggaraan Germas di Tenggarong

Advertorial

Disdikbud Kukar Berikan Dukungan Festival Kampong Tuha Bensamar

Pemerintah

KPU Resmi Menetapkan Aulia-Rendi Sebagai Pemenang PSU Pilkada Kukar

Advertorial

Wabup Kukar Datangi Lokasi Kebakaran di Desa Sumber Sari, Berikan Bantuan Kapada Korban