KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, pada Rabu (07/01/2026).
Kunjungan ini menjadi agenda perdana jajaran pengurus baru DPC PDI Perjuangan Kukar sebagai bentuk penghormatan terhadap adat, budaya, dan nilai-nilai Kesultanan Kutai Kartanegara.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kukar, Rendi Solihin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Kesultanan Kutai Kartanegara. Ia menegaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari komitmen partai dalam menjunjung tinggi adab dan adat sebagai pilar penting dalam kehidupan bermasyarakat di Kukar.
“Sebagai pengurus baru DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara, sudah selayaknya kunjungan pertama kami meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dengan Ayanda Sultan Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Rendi menjelaskan, kunjungan tersebut dihadiri hampir seluruh jajaran pengurus dan fraksi PDI Perjuangan. Dari total 16 fraksi, sebanyak 15 hadir langsung di Kedaton, sementara satu fraksi berhalangan karena sedang menjalankan ibadah umrah.
Ia juga mengungkapkan bahwa momen tersebut menjadi pengalaman berharga, karena untuk pertama kalinya selama hampir enam tahun berada dalam pemerintahan, dirinya mendengar nasihat Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipuradalam sebuah forum resmi. Hal tersebut dinilai sebagai penghargaan besar bagi PDI Perjuangan.
“Jujur saja, ini sudah hampir enam tahun kami di pemerintahan, dan baru kali ini saya mendengar langsung Ayanda Sultan memberikan nasihat di forum. Itu merupakan suatu kehormatan dan penghargaan yang luar biasa bagi kami,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura juga menyampaikan pesan khusus agar seluruh elemen masyarakat dan politik senantiasa menjaga keharmonisan, meskipun di tengah dinamika yang terjadi. Pesan tersebut diterima sebagai nasihat penting dalam menjaga stabilitas dan persatuan daerah.
Rendi menegaskan bahwa PDI Perjuangan berkomitmen untuk selalu taat dan menghormati Sultan Kukarsebagai simbol pemersatu masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai adat dan kearifan lokal harus menjadi landasan dalam menjalankan roda pemerintahan dan kehidupan politik di daerah.
Selain itu, ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan tetap konsisten mendukung pemerintahan Kukar di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang diusung oleh PDI Perjuangan. Dukungan tersebut diberikan untuk mewujudkan visi pembangunan Kukar Idaman Terbaik.
“Meskipun ada dinamika, kami tetap berkomitmen bersama mewujudkan Kukar Idaman Terbaik. Sampai hari ini, Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara masih merupakan kader dan usungan PDI Perjuangan,” pungkasnya. (ltf/fdl)









