Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Kamis, 29 Mei 2025 - 09:00 WIB

DPRD Kaltim Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Terhadap RPJMD 2025-2029

Rapat Paripurna yang digelar DPRD Kaltim

Rapat Paripurna yang digelar DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Rapat Paripurna ke-15 pada Rabu (28/5/2025). Dalam rapat ini agenda yang dibahas, yakni penyampaian nota penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Sidang yang berlangsung di Gedung B Kantor DPRD Kaltim itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, bersama jajaran wakil ketua, Ekti Imanuel, Ananda Emira Moeis, dan Yenni Eviliana. Hadir pula Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Sri Wahyuni.

Dalam rapat tersebut, Hasanuddin Mas’ud menjelaskan bahwa usulan Raperda RPJMD 2025–2029 diajukan di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2025. Langkah ini merujuk pada ketentuan Pasal 24 Peraturan Daerah Kaltim Nomor 7 Tahun 2021 yang memungkinkan pengajuan Ranperda dalam kondisi tertentu.

Baca Juga :  Kartini Dibalik Seragam Polisi, Kisah IPDA Fabiola Merantau untuk Mengabdi

“Gubernur dan DPRD memiliki kewenangan mengajukan Ranperda di luar Propemperda dalam situasi khusus. Karena itu, proses penyusunan dokumen RPJMD tetap dapat dilanjutkan,” tegasnya.

Menurutnya, RPJMD bukan sekadar dokumen administratif. Ia berfungsi sebagai penjabaran konkret dari visi dan misi kepala daerah terpilih yang akan menjadi panduan kerja selama lima tahun ke depan. Tanpa RPJMD, pembangunan daerah akan kehilangan arah dan ukuran keberhasilan.

Ia menekankan, RPJMD Kaltim 2025–2029 tidak hanya strategis bagi daerah, tetapi juga bagian dari komitmen untuk mendukung capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Dokumen ini penting agar Kalimantan Timur tidak tertinggal dalam arus pembangunan nasional. Kita ingin memastikan bahwa visi Kaltim Sejahtera 2045 bisa selaras dengan cita-cita Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemusatan Latihan Kafilah MTQ Kukar Resmi Berakhir

Dalam kesempatan yang sama, pihak legislatif juga menyampaikan laporan terkait Rancangan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib, serta laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) mengenai usulan Ranperda non-Propemperda. Laporan Bapemperda dibacakan oleh anggota DPRD, Agusriansyah Ridwan.

Rapat paripurna ini menandai tahapan awal pembahasan Ranperda RPJMD. Hasanuddin berharap agenda selanjutnya dapat segera digelar, khususnya untuk mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap nota penjelasan tersebut.

“Harapan kita, pembahasan bisa segera berjalan dan menghasilkan kesepakatan untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Ini penting agar arah pembangunan daerah tidak terhambat,” tutupnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Sistem Parkir di Tangga Arung Square akan Dirombak, Pemkab Kukar Siapkan Skema Cashless dan Revisi Perda

Advertorial

Pelestarian Bahasa Kutai Melalui Muatan Lokal yang Diterapkan Disdikbud Kukar Mendapat Apresiasi Pihak Sekolah

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Kutim Pimpin Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Pemerintah Terhadap Raperda APBD 2023

Advertorial

Wabup Datangi Kediaman Bupati Kukar Usai Salat Ied, Pelukan Hangat Membuat Moment Semakin Haru

Advertorial

Pemkab Kutim Menggelar Bimtek Mitigasi dan Penanganan Konflik Sosial Menjelang Pilkada 2024

Advertorial

Gerakan Etam Mengaji Terus Dijalankan, Bupati Kukar Resmikan TPQ di Desa Loa Pari

Advertorial

Bupati Kutim Resmikan Galeri Oke Akang di Kecamatan Kaliorang

Ekonomi

PAD Sektor Pariwisata Kukar di Atas 50 Persen, Dinas Pariwisata Kukar Optimis Lampaui Target di Akhir Tahun