Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Sabtu, 6 September 2025 - 20:48 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu 2025 Sukses Digelar, Dorong Generasi Muda Melestarikan Bahasa Daerah

Puncak Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

Puncak Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Grand Final Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) sukses digelar, berlangsung di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, pada Sabtu (6/09/2025).

Kegiatan ini mendapat apresiasi besar dari berbagai pihak, termasuk Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) .

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Asep Juanda, menilai penyelenggaraan FTBI di Kukar berjalan sangat baik berkat dukungan penuh dari pemerintah daerah, Disdikbud, sekolah, guru pendamping, serta orang tua siswa.

“Kolaborasi semua pihak membuat kegiatan ini sukses. Penampilan anak-anak juga luar biasa, mereka tampil percaya diri membaca puisi, pidato, tarsul, hingga tingkilan menggunakan bahasa daerah. Ini tidak mudah, tapi mereka mampu melakukannya dengan baik,” ujarnya.

Menurut Asep, FTBI merupakan bagian dari program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang sejak 2021 dikembangkan lebih luas oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Kukar Soroti TPP Nakes dan Jam Layanan Puskesmas

Di tingkat provinsi, kegiatan akan dilaksanakan oleh Balai Bahasa Kaltim pada 15–17 Oktober 2025 di Samarinda, dan juara dari Kukar akan mewakili daerah pada ajang tersebut.

“Anak-anak ini adalah penerus warisan budaya. Harapannya, mereka terus mempelajari, mengembangkan, dan menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari agar tetap lestari,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, mengungkapkan antusiasme peserta yang tinggi dalam ajang FTBI tahun ini.

“Alhamdulillah jumlah peserta mencapai sekitar 280 orang dari jenjang SD dan SMP. Setelah melalui babak penyisihan, hari ini mereka tampil di grand final,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya FTBI sebagai upaya pelestarian bahasa ibu yang kini kondisinya kian memprihatinkan.

Baca Juga :  Musrenbang Kecamatan Tenggarong 2026 Fokuskan Skala Prioritas Pembangunan

“Banyak bahasa daerah yang terancam punah karena gempuran budaya luar, terutama lewat media sosial. Melalui FTBI, kami ingin menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap bahasa dan budaya daerahnya,” jelasnya.

Dengan terselenggaranya FTBI 2025, Kukar diharapkan dapat menjadi salah satu daerah yang konsisten menjaga kekayaan bahasa daerah sekaligus menumbuhkan generasi muda yang bangga berbahasa ibu di tengah arus globalisasi. Ia juga berpesan kepada para peserta agar terus bersemangat menjaga bahasa daerah.

“Bagi yang belum lolos ke grand final jangan berkecil hati, kalian tetap berkontribusi dalam pelestarian bahasa ibu. Sementara bagi yang berhasil juara, jangan cepat puas diri, teruslah belajar dan kembangkan kemampuan agar bahasa daerah tetap lestari,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gerakan Etam Mengaji Terus Dijalankan, Bupati Kukar Resmikan TPQ di Desa Loa Pari

Advertorial

Bupati Kukar Edi Damansyah Luncurkan Buku Kedua Berjudul Mengayuh Waktu Membangun Kukar

Ekonomi

Pemkab Kukar Bersama Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu, Perjuangkan Dana Kurang Salur

Advertorial

Bupati Kukar Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-77

Advertorial

Sekda Kukar Sunggono Terpilih Sebagai Ketua Forsesdasi Korwil Kaltim

Advertorial

Dinas PU Kukar Bangunkan Jalan Desa Tanjung Batu di APBD-P Kukar 2023

Pemerintah

SP4N-LAPOR Tidak Maksimal Dimanfaatkan Masyarakat, Diskominfo Kaltim akan Sosialisasikan di 5 Kabupaten

Pemerintah

APDESI Kukar Tegaskan Komitmen Transparansi, Audit Dana Desa Dinilai Perkuat Kepercayaan Publik