Home / Ekonomi / Infrastruktur / Pemerintah

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:39 WIB

Pemkab Kukar Matangkan APBD untuk Peluncuran 17 Program Strategis yang Masuk Dalam Kukar Idaman Terbaik

Aulia Rahman Basri - Bupati Kukar (Latif)

Aulia Rahman Basri - Bupati Kukar (Latif)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) sedangmematangkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) demi memastikan kesiapan peluncuran 17 program strategis, yang masuk dalam Kukar Idaman Terbaik.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa meskipun banyak program baru akan dilaksanakan, pemerintah daerah tetap memprioritaskan keberlangsungan layanan dasar masyarakat.

“Komitmen kita bahwa layanan dasar terhadap masyarakat itu kita jamin tidak akan terganggu,” ujarnya pada Kamis (4/12/2025).

Selain menjamin layanan dasar, ia memastikan bahwa layanan minimum atau pelayanan wajib yang harus disediakan pemerintah daerah akan tetap berjalan optimal.

Program dedikasi yang selama ini menjadi ciri khas Pemkab Kukar juga dipastikan tetap berlanjut. Program tersebut mencakup berbagai agenda pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Sinergi Pemkab dan TNI Wujudkan Kukar Sebagai Lumbung Pangan Penunjang IKN

Pemkab Kukar turut memastikan dukungan penuh terhadap sejumlah program nasional yang menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Di antaranya dukungan terhadap Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Koperasi Merah Putih, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga program ketahanan pangan.

“Program nasional tetap kita laksanakan, termasuk dukungan terhadap MBG, Koperasi Merah Putih, pemeriksaan kesehatan gratis, dan ketahanan pangan,” jelasnya.

Menurutnya, banyaknya program yang harus diakomodasi membuat proses penetapan APBD membutuhkan perhitungan yang lebih teliti.

Baca Juga :  Bupati Kukar Ingin Berkomitmen Memberikan Kesejahteraan Bagi Nakes untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

Pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat terayomi secara merata.

“Makanya agak lambat kita menetapkan APBD karena strategi kita harus terayomi semua. Kita betul-betul rigid menghitung,” ungkapnya.

Ia memaparkan bahwa Pemkab Kukar kini telah memetakan kapasitas fiskal minimal daerah sebagai dasar untuk menyusun anggaran secara lebih matang dan terukur.

Temuan ini, menurutnya, akan memudahkan pemerintah dalam menentukan kebutuhan organisasi perangkat daerah.

“Kita sudah menemukan kapasitas fiskal minimal Kabupaten Kutai Kartanegara sehingga ke depan jauh lebih enak untuk menghitung kebutuhan organisasi pemerintah daerah,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Irma Ramadan Fair Berikan Dampak Bagi Para Pemuda dan Perekonomian Sekitar

Advertorial

Rapat Pembahasan dan Harmonisasi Rancangan dan Peraturan DPRD Kukar Digelar di Kota Balikpapan

Advertorial

Hari Pertama Masuk Kerja Usai Cuti Lebaran, Sekda Sidak MPP Kukar

Advertorial

Sekda Kukar Pimpin Rakor Persiapan MTQ ke-44 Tingkat Kabupaten di Kota Bangun Darat

Advertorial

Bupati Kukar Hadiri Perayaan Paskah dan Konser Paduan Suara Remata Pemuda Idaman Voice

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Menghadiri Rapat Forum Komunikasi Terpadu P4GN dan PN

Pemerintah

Respon Ketua DPRD Kukar usai Diminta Mundur oleh Gabungan Ormas

Ekonomi

Anggaran Sejumlah Kementerian Sebesar 50 Triliun Diblokir Kemenkeu