KUTAI KARTENAGARA, eksposisi.com – Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar, Sofyan Agus menghadiri Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-79 tahun 2025, yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Timur (Kaltim).
Dalam rangkaian acara ini digelar juga Dialog Bisnis Migas dan Donor Darah, di Pendopo Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar).
Dalam sambutan Plt. Kepala Diskominfo Kukar, Solihin yang dibacakan Sofyan Agus mengatakan, pers memiliki peran yang sangat penting dalam membangun daerah, termasuk dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Melalui pemberitaan yang informatif, edukatif, dan konstruktif, pers mampu menciptakan ekosistem informasi yang sehat, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kepercayaan publik dan investor terhadap potensi daerah kita,” sebutnya.
Menurutnya, di era digital ini, media bukan hanya sekadar menyampaikan berita, tetapi juga menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk UMKM Kutai Kartanegara, misalnya, dapat dikenal lebih luas melalui pemberitaan positif dan liputan media yang mendalam.
“Dengan demikian, pers berperan sebagai penggerak ekonomi kreatif dan katalisator dalamq memperkenalkan keunggulan daerah kita ke tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah juga tidak terlepas dari peran pers. Dengan fungsi kontrol sosial yang dimiliki, pers membantu pemerintah daerah dalam memastikan bahwa kebijakan yang dijalankan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Hal ini tentu berdampak pada efektivitas kebijakan ekonomiq yang mampu meningkatkan PAD secara berkelanjutan,” tuturnya.
Sebagaimana yang diketahui bahwa kegiatan kali ini dirangkai dengan Dialog bisnis migas dan Donor darah.
Sofyan Agus menyampaikan, mengenai Dialog Bisnis Migas ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi, berbagi wawasan, dan mencari solusi atas tantangan yang dihadapi dalam industri migas.
“Kami percaya bahwa kolaborasi yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan media dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ucapnya.
Ia berharap diskusi yang berlangsung pada hari ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi perkembangan industri migas di Indonesia.
“Semoga sektor ini terus tumbuh dan berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional,” harapnya.
Tidak hanya itu, pada peringatan Hari Pers Nasional yang diselenggarakan hari ini juga menjadi momentum untuk menegaskan peran pers dalam kehidupan sosial dan kemanusiaan.
“Pers tidak hanya menjadi pilar keempat demokrasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang besar dalam membantu masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata dari kepedulian insan pers terhadap kemanusiaan,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar)










