Home / Pemerintah / Peristiwa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Keluhan Debu Batubara di Bakungan, Pemkab Kukar Siapkan Alat Pemantau Pencemaran Udara

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Keluhan warga Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terkait debu batubara mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan pemerintah daerah akan melakukan pemantauan terhadap kondisi kualitas udara di sejumlah titik yang dinilai berpotensi mengalami pencemaran.

Ia menyebut persoalan kualitas udara tidak hanya berkaitan dengan debu, tetapi juga asap dan bentuk pencemaran lainnya.

“Melihat situasi udara bukan hanya debu, ada asap dan lain sebagainya,” katanya pada Kamis (1/9/2026).

Menurutnya, Pemkab Kukar akan memasang alat pemantau kualitas udara di sejumlah titik potensial. Keberadaan alat tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi udara di lingkungan sekitar secara lebih terukur.

Baca Juga :  Anggota DPRD Tegaskan Pentingnya Pembentukan Desa Baru di Kutim untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Langkah pemantauan ini juga menjadi upaya pemerintah untuk memperoleh data sebagai dasar dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Dengan adanya hasil pengukuran, pemerintah dapat melihat apakah kondisi udara di wilayah tersebut masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Aulia menegaskan, hasil pengukuran nantinya akan menjadi salah satu dasar pemerintah dalam mengevaluasi aktivitas yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara.

“Kita akan ukur dan memang kalau seandainya ini tidak sesuai dengan Amdal yang sudah disepakati, ya kita akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah daerah itu sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Komisi IV Menggelar RDP, Bahas Lanjutan Permasalahan TPP Guru Pendidikan Agama yang Belum Terbayar

Ia berharap pemasangan alat pemantau tersebut dapat membantu pemerintah dalam memastikan kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah, sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat terkait keluhan yang mereka sampaikan.

“Di beberapa titik potensial, pemerintah daerah Kabupaten Kutai Kartanegara mengambil kebijakan untuk memasang alat untuk melihat pencemaran udara di lingkungan sekitar,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kukar Berkomitmen Mendukung Peningkatan Kesejahteraan Petani Sawit

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Dorong Optimalisasi BLK untuk Mengatasi Tingginya Angka Pengangguran

Pemerintah

Wabup Rendi Solihin Ajak Warga Meriahkan Lingkungan Melalui Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih

Advertorial

Anggota DPRD Sebut Tak Semua Wilayah di Kaltim Relevan dengan Sistem Zonasi PPDB

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Apresiasi Perda Terkait Pajak Restoran dan Hotel

Advertorial

Pemkab Kutim Tingkatkan SDM Dukung Tranformasi Digital di Selurruh OPD

Infrastruktur

Bupati Edi Damansyah Lepas 60 Kafilah Kukar Peserta MTQ Provinsi Kaltim

Advertorial

Pemkab Kukar akan Berikan Bantuan Sebesar Rp3 Juta Untuk 1.900 Penyandang Disabilitas