KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) tidak hanya menggelar upacara di Halaman Kantor Bupati Kukar, pada Senin (10/11/2025).
Kegiatan juga menjadi ajang penghormatan bagi para pejuang bangsa, tetapi juga momentum istimewa bagi Bupati Kukar periode 2021–2025, Edi Damansyah, yang menerima Gelar Warga Kehormatan Korps Brimob Polri.
Penganugerahan dilakukan oleh Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur (Kaltim), Kombes Pol Andy Rifai melalui penyematan baret dan seragam kehormatan Brimob kepada Edi Damansyah.
Momen tersebut disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI–Polri, serta unsur pemerintah daerah.
Kombes Pol Andy Rifai menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan melalui proses yang panjang dan tidak sembarangan.
Ia menjelaskan, usulan penganugerahan warga kehormatan harus memenuhi kriteria khusus, terutama dalam hal kontribusi dan sinergi dengan jajaran Korps Brimob Polri.
Menurutnya, selama menjabat, Edi Damansyah telah menunjukkan dukungan nyata terhadap kegiatan Brimob di Kukar, termasuk pembangunan markas dan kemitraan dalam menjaga keamanan daerah.
Andy Rifai mengatakan bahwa pemberian gelar tersebut bukan sekadar bentuk penghormatan, melainkan simbol ikatan emosional antara Brimob dan pemerintah daerah. Ia berharap penghargaan ini dapat memperkuat sinergi yang telah terjalin.
“Penganugerahan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengikat moral dan kebersamaan antara Korps Brimob dan pemerintah daerah. Kami berharap hubungan ini terus terjalin agar situasi aman dan kondusif di Kukar tetap terjaga,” ucapnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kukar atas dukungan selama ini terhadap berbagai kegiatan Brimob, termasuk dalam penguatan keamanan wilayah.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus membangun koordinasi dan komunikasi lintas instansi demi kemajuan daerah.
Sementara itu, Edi Damansyah mengaku tidak menyangka dirinya akan menerima penghargaan tersebut. Ia mengatakan bahwa dua hari sebelum upacara, dirinya baru mendapat kabar mengenai penganugerahan warga kehormatan dari Brimob Polda Kaltim.
Meski terkejut, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Saya tentu merasa kaget sekaligus bersyukur. Ini bukan penghargaan untuk pribadi saya, tapi untuk seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang telah bekerja sama dengan baik bersama Brimob selama ini,” ungkapnya.
Ia mengatakan bahwa selama menjabat, dirinya selalu menekankan pentingnya kerja kolaboratif dalam membangun daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan maupun keamanan daerah tidak bisa dicapai tanpa sinergi antarinstansi.
“Saya selalu percaya, tidak ada keberhasilan yang diraih sendirian. Semua ini hasil kerja bersama. Karena itu, hubungan baik antara Pemkab Kukar dan Brimob harus terus dijaga dan diperkuat,” katanya.
Ia pun berharap semangat kebersamaan yang telah terjalin dapat diteruskan oleh seluruh jajaran pemerintah daerah. Baginya, penganugerahan warga kehormatan ini menjadi simbol kepercayaan dan kemitraan yang harus dijaga dengan tanggung jawab dan dedikasi. (rpp/fdl)










